
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Menpora Dito Ariotedjo menghampiri para pemain usai menyaksikan laga FIFA Matchday Indonesia vs Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Ja
JawaPos.com - PSSI membentuk Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia. Yayasan itu bertujuan untuk merawat dan membina mantan pemain timnas Indonesia yang membutuhkan bantuan.
"Pengurus PSSI saat ini berusaha mengubah persepsi pemain timnas yang selama ini merasa dilupakan, setelah tidak lagi berkontribusi," ujar Ketua Umum PSSI Erick Thohir kepada wartawan, Jumat (23/6).
Nantinya ada dua program utama di Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia. Yaitu, berkaitan dengan kesehatan dan penataan karier pemain timnas setelah tidak lagi aktif bermain. Tahap awal, Yayasan Bakti Sepak Bola akan memetakan daftar nama-nama pemain timnas yang sekiranya membutuhkan bantuan. Salah satunya, Kurnia Meiga, mantan penjaga gawang Timnas.
Kedua, nantinya melakukan studi banding dengan Jepang soal career path. Sehingga, nantinya pemain sepak bola U-16 dan U-17 mengerti career path masa depan mereka. Ketika purnabakti di sepak bola mereka bisa berkarir sebagai ASN, Polisi, TNI, BUMN, atau keinginan lain.
Kehadiran Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia mendapat apresiasi dari Kurniawan Dwi Yulianto, mantan striker Timnas Indonesia. Dia menuturkan, saat ini masih banyak mantan pemain timnas sepak bola Indonesia yang masih mengalami nasib kurang beruntung secara ekonomi. Nasib itu sangat terasa ketika mereka memasuki masa purnabakti.
“Adanya Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia ini merupakan suatu yang sangat positif dan harus dimanfaatkan serta dijalankan sesuai dengan objektif awal dibentuknya lembaga ini," ujar pemain yang pernah bermain di Persebaya Surabaya itu.
Mantan pemain PSSI Primavera itu berharap Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia tak hanya sekadar memberikan bantuan finansial atau kesehatan kepada mantan pemain timnas, tetapi dapat juga membantu memberikan rencana kehidupan bagi mantan pemain timnas Indonesia.
Menurut Kurniawan, sejatinya para pemain-pemain timnas sepak bola yang saat ini masih aktif juga dapat mengambil manfaat positif dari adanya Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia, terutama untuk merencanakan kehidupan mereka setelah pensiun. .
“Pemain sepak bola bisa dikatakan sukses tidak hanya pada saat ia aktif di timnas. Kesuksesan tersebut juga harus dilihat ketika mereka tak lagi berkarir di timnas atau sudah pensiun di sepak bola," ujar Kurniawan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
