
Pelatih MU Michael Carrick. (X/@ManUtd)
JawaPos.com - Michael Carrick dan Bruno Fernandes sudah berbaikan jelang laga melawan Chelsea. Hubungan keduanya sempat memanas setelah saling berbalas argumen di laga kekalahan melawan Como.
Menurut laporan dari Fabrizio Romano, Michael Carrick dan Bruno Fernandes sudah saling bertemu. Mereka berbicara tentang masalah yang terjadi setelah laga melawan Como.
"Carrick dan kapten Bruno Fernandes telah bertemu langsung untuk menyelesaikan masalah setelah bintang Portugal itu dicadangkan selama 90 menit melawan Bournemouth, dan situasinya telah diklarifikasi. Bruno kini diperkirakan akan tampil melawan Chelsea pada hari Sabtu," tulis Fabrizio Romano di Instagram, Rabu (28/10/2026).
Baca Juga:Geram! Paul Scholes Ingin Bruno Fernandes dan Lisandro Martinez Angkat Kaki dari Manchester United
Setelah laga melawan Como, Bruno Fernandes mengkritik strategi Carrick yang membuat Manchester United tak berkutik dengan skor 1-4. Menurut sang kapten, seharusnya pelatih menerapkan pressing man to man.
"Ini adalah keputusan dari staf untuk tidak melakukan pressing man to man dan terkadang meninggalkan ruang di belakang dan mencoba merebut bola, menunggu mereka. Ini bukan pertama kalinya. Kami memulai dengan buruk dan mereka mencetak gol sangat cepat. Tidak banyak tekanan pada bola, tidak banyak pergerakan bagus dengan bola, tidak banyak hal yang berjalan sesuai keinginan kami," kata Bruno Fernandes setelah laga melawan Como yang dikutip dari Daily Mail.
"Kebobolan di awal pertandingan membuat kami memasuki pertandingan dengan suasana hati yang sudah kalah, sulit untuk keluar dari kondisi itu, mencoba untuk berani, menguasai bola dan menciptakan sesuatu. Jika kami tidak mampu melakukan itu, Akan sangat sulit untuk," lanjut gelandang timnas Portugal itu.
Baca Juga:Ada Baleba dan Lisandro! 6 Pemain Ini Disebut Steven Gerrard Tak Layak Bela Manchester United!
Bruno menilai pressing tinggi harus dilakukan agar Como tidak leluasa bermain. Di laga tersebut, dia juga tidak melakukan banyak pergerakan karena selalu dikawal ketat bek tim lawan.
"Itu tugas manajer dan staf untuk mengatakannya (tentang kesalahan taktik) , bukan saya. Terkadang Anda harus lebih berani di bawah tekanan, mengambil risiko melakukan pressing tinggi dan membuat mereka tidak nyaman. Seperti yang Anda lihat dengan Como, bek tengah datang untuk menjaga saya di separuh lapangan saya sendiri. Kita perlu melakukan itu sebagai sebuah tim, tetapi kita tidak mampu melakukannya," jelas Bruno.
Setelah mendengar kritikan Bruno Fernandes, Carrick menjawab bahwa dia sudah menerapkan pressing man to man. Namun di sisi lain, dia melihat para pemainnya juga tidak berusaha berlari ketika menyerang dan membantu pertahanan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022