Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Oktober 2026 | 01.13 WIB

Perjalanan Harry Kane Menuju Ballon d’Or: Dari Peringkat ke-24 hingga Puncak Sepak Bola Dunia

Harry Kane memenangkan Ballon d’Or 2026 setelah perjalanan panjang dari akademi Tottenham hingga menjadi mesin gol Bayern Munich. (Istimewa) - Image

Harry Kane memenangkan Ballon d’Or 2026 setelah perjalanan panjang dari akademi Tottenham hingga menjadi mesin gol Bayern Munich. (Istimewa)

JawaPos.com - Sembilan tahun lalu, Harry Kane hanya bisa berdiri di belakang London Palladium sambil memandangi para pemain terbaik dunia menerima penghargaan. Saat itu, ia bermimpi suatu hari bisa berada di antara mereka, diakui sebagai salah satu pesepak bola terbaik di planet ini.

Pada ajang The Best FIFA Football Awards 2017, Cristiano Ronaldo membawa pulang penghargaan tertinggi kategori pria. Lionel Messi, Neymar, Sergio Ramos, dan Gianluigi Buffon juga menjadi bagian dari jajaran bintang yang mendapat pengakuan atas pencapaian mereka.

Kane sendiri masuk dalam daftar 24 nominasi Pemain Pria Terbaik FIFA, tetapi hanya menempati posisi ke-24. Ia masih jauh dari status superstar global yang selama ini menjadi impiannya.

Namun, Kane tidak pernah berhenti mengejar target tersebut. Pada Senin, 2026, ia kembali berdiri di panggung penghargaan bergengsi di London. Kali ini, bukan sebagai penonton yang menatap penuh harap, melainkan sebagai pemenang Ballon d’Or 2026.

Striker Bayern Munich itu mengungguli Kylian Mbappé dan Lamine Yamal untuk meraih penghargaan individu paling bergengsi dalam sepak bola. Ia sekaligus menjadi pemain Inggris pertama sejak Michael Owen pada 2001 yang memenangkan Ballon d’Or.

Perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa ambisi besar, konsistensi, dan kerja keras bisa mengubah seorang pemain yang sempat dipandang sebelah mata menjadi bagian dari elite sepak bola dunia.

1. Memulai dari Akademi Tottenham dan Menjalani Masa Peminjaman

Melansir ESPN, perjalanan Kane menuju puncak tidak berlangsung instan. Ia bergabung dengan akademi Tottenham Hotspur pada usia 11 tahun dan menghabiskan masa mudanya untuk mengembangkan kemampuan sebagai penyerang.

Sebelum mendapatkan tempat di tim utama Spurs, Kane harus menjalani beberapa masa peminjaman. Ia pernah memperkuat Leyton Orient, Millwall, Norwich City, dan Leicester City.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore