
Xabi Alonso. (Dok. Instagram/@xabialonso)
JawaPos.com - Xabi Alonso mengakui bahwa kepergiannya dari Real Madrid terjadi lebih cepat dari yang ia bayangkan. Mantan pelatih Los Blancos itu merasa belum mendapatkan kesempatan untuk menuntaskan musim dan membuktikan sejauh mana timnya mampu melangkah di berbagai kompetisi.
Alonso direkrut Real Madrid setelah membangun reputasi sebagai pelatih papan atas bersama Bayer Leverkusen. Ia memulai kiprahnya di Santiago Bernabeu dengan cukup menjanjikan, termasuk ketika memimpin tim di Piala Dunia Antarklub.
Namun, performa Madrid kemudian mengalami penurunan. Perjalanan Alonso bersama klub tersebut berakhir pada Januari, setelah kekalahan di final Piala Super Spanyol.
Melansir akun X Madrid Zone, dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Alonso mengenang masa baktinya di Real Madrid. Ia mengungkapkan kekecewaan karena tidak sempat menyelesaikan musim bersama klub tersebut.
“Saya merasa seolah-olah semuanya berakhir sedikit lebih cepat, sebelum mengetahui apakah musim akan berakhir dengan baik,” jelas Alonso.
“Saat itu pertengahan musim. Kami masih berada di La Liga, Liga Champions, tetapi itu adalah sebuah pengalaman.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Alonso merasa masih memiliki peluang untuk memperbaiki keadaan. Ketika meninggalkan klub, Real Madrid masih bersaing di La Liga dan Liga Champions.
Meski demikian, Alonso tidak ingin terus larut dalam kekecewaan. Ia mengakui bahwa Real Madrid memiliki karakter dan tuntutan yang berbeda dibandingkan klub-klub lain yang pernah ditanganinya.
“Real Madrid istimewa dalam segala hal. Klub ini sedikit berbeda dari klub lain dalam segala hal,” katanya.
“Saya belajar dari itu, dan saya tidak menengok ke belakang dengan marah. Saya menengok ke belakang, berpikir bahwa saya telah mencoba dan memberikan yang terbaik.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022