
Real Madrid menatap El Clasico dengan sejumlah cerita di luar lapangan. Vinicius Jr. menjadi sorotan setelah ditarik keluar, Kylian Mbappe memberikan pembelaan, dan Florentino Perez dikabarkan tidak hadir di Camp Nou. (Bein Sports)
JawaPos.com - Real Madrid menghadapi El Clasico melawan Barcelona dengan sejumlah isu yang menarik perhatian. Selain persiapan di lapangan, sorotan tertuju pada Vinicius Jr. yang terlihat kecewa setelah ditarik keluar dalam kemenangan 4-1 atas RB Leipzig di Liga Champions.
Penyerang asal Brasil itu meninggalkan lapangan dengan kepala tertunduk pada menit ke-70. Tak lama setelah pertandingan, ia mengunggah pesan reflektif di Instagram yang berbunyi, “Hidup di saat ini. Semuanya akan berlalu.”
Unggahan tersebut memicu perhatian di tengah persiapan Madrid menghadapi Barcelona. Namun, Vinicius tidak menjelaskan secara langsung maksud pesannya. Karena itu, belum ada dasar untuk menyimpulkan bahwa unggahan tersebut berkaitan dengan konflik bersama pelatih atau masalah di ruang ganti.
Di tengah sorotan tersebut, Kylian Mbappe justru memberikan dukungan kepada rekannya. Sementara itu, Thibaut Courtois mengingatkan bahwa Madrid masih perlu menjaga konsistensi pertahanan jika ingin meraih hasil positif dalam pertandingan besar berikutnya.
Penampilan Vinicius saat menghadapi Leipzig disebut belum sesuai harapan. Pelatih kemudian memutuskan menggantinya pada menit ke-70, sebelum Yan Diomande masuk dan mencetak gol spektakuler.
Meski demikian, Mbappe tidak menganggap kekecewaan Vinicius sebagai sesuatu yang perlu dibesar-besarkan. Menurut penyerang Prancis itu, reaksi rekannya menunjukkan keinginan untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim dan para pendukung.
“Tidak apa-apa. Tidak apa-apa jika Vinícius merasa sedih karena dia ingin memberikan yang terbaik untuk tim dan para penggemar.”
“Dia perlu tetap tenang dan bangga dengan siapa dirinya. Dia pemain hebat dengan kualitas luar biasa,” kata Mbappe kepada Movistar Plus.
Mbappe juga menyoroti tuntutan untuk terus meningkatkan performa. Baginya, kemenangan besar tidak berarti para pemain boleh berhenti mengevaluasi diri.
“Saya baik-baik saja. Saya bisa berbuat lebih banyak. Saya termasuk pemain yang selalu harus mendorong diri sendiri lebih jauh. Bagi pemain seperti saya, itu tidak pernah cukup,” jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022