
Kekalahan telak Manchester United dari Como memicu ketegangan setelah Bruno Fernandes mempertanyakan pendekatan taktik tim. Michael Carrick membalas dengan menyoroti intensitas kerja para pemain. (Bein Sports)
JawaPos.com - Manchester United kembali mendapat sorotan setelah kalah telak 1-4 dari Como dalam pertandingan fase liga Liga Champions. Seusai laga, kapten Bruno Fernandes mempertanyakan pendekatan taktik staf pelatih, sedangkan Michael Carrick menegaskan bahwa persoalan tim tidak semata-mata terletak pada sistem permainan.
Pertandingan di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10), menjadi pukulan terbaru bagi United. Kekalahan tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Setan Merah menjadi tujuh pertandingan di semua kompetisi.
Fernandes, yang ditarik keluar pada menit ke-67, menyoroti keputusan staf pelatih untuk tidak menerapkan pressing man-to-man secara konsisten. Menurut gelandang asal Portugal itu, pendekatan tersebut memberikan terlalu banyak ruang kepada Como untuk mengembangkan permainan.
“Ini keputusan staf untuk tidak melakukan pressing man-to-man dan terkadang membiarkan ruang di belakang, lalu mencoba merebut bola dengan menunggu lawan menguasai bola,” kata Fernandes, dikutip dari laporan pascapertandingan.
Dia menilai pendekatan tersebut membuat lawan lebih leluasa menguasai permainan dan membangun kepercayaan diri.
“Ketika Anda terlalu banyak memberikan penguasaan bola kepada tim seperti ini, mereka menjadi percaya diri,” ujarnya.
Fernandes juga menegaskan bahwa United seharusnya lebih berani menekan lawan sejak area pertahanan mereka.
“Ini urusan manajer dan staf pelatih untuk menilainya, bukan saya. Terkadang kami harus lebih berani saat melakukan pressing, mengambil risiko dengan menekan lebih tinggi, dan membuat lawan tidak nyaman,” tutur Fernandes.
Komentar Fernandes kemudian ditanyakan kepada Carrick dalam konferensi pers setelah pertandingan. Pelatih Manchester United itu mengakui timnya sempat mencoba menerapkan pendekatan pressing man-to-man pada babak kedua. Namun, menurutnya, upaya tersebut tidak berjalan sesuai harapan.
“Kami sebenarnya menerapkan pressing setengah man-to-man pada babak kedua, lalu kebobolan dari situ,” kata Carrick.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022