Ajax Amsterdam kalah 1-2 dari Hajduk Split di Liga Europa. (Elvir Islamovic/UEFA)
JawaPos.com - Ajax Amsterdam tumbang di kandang Hajduk Split dengan skor 2-1 dalam pertandingan Liga Europa di Stadion Poljud, Split, Kroasia, Kamis (15/10).
Hasil itu tidak lepas dari penampilan agresif Hajduk Split sejak awal pertandingan. Tuan rumah berani menekan pertahanan Ajax dan berusaha membangun serangan untuk menciptakan peluang.
Ajax justru kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama. Tim asal Belanda itu beberapa kali kehilangan penguasaan bola sehingga memberikan kesempatan kepada Hajduk Split untuk melancarkan serangan.
Hajduk Split baru memecah kebuntuan pada menit ke-37. Abdoulie Sanyang mencetak gol pembuka lewat tembakan dari sisi kanan kotak penalti setelah menerima umpan Marin Soticek dalam sebuah serangan balik cepat.
Gol itu membawa Hajduk Split unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Ajax tampil lebih dominan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-53.
Davy Klaassen mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan dari tengah kotak penalti yang mengarah ke sudut kiri atas gawang.
Gol itu tercipta setelah Thilo Kehrer mengirimkan umpan silang yang berhasil dimanfaatkan Klaassen untuk mengubah skor menjadi 1-1. Namun, keunggulan Ajax tidak bertahan lama.
Hajduk Split kembali memimpin pada menit ke-55 lewat gol Marin Soticek. Penyerang asal Kroasia itu melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti setelah menerima umpan Michele Sego.
Gol Soticek membawa Hajduk Split unggul 2-1. Memasuki menit-menit akhir, Ajax terus mencari celah untuk menyamakan kedudukan.
Tolu Arokodare dan Marcos Leonardo memperoleh peluang, tetapi upaya mereka belum membuahkan hasil. Hingga peluit panjang ditiup, skor 2-1 untuk kemenangan Hajduk Split tidak berubah.
Pelatih Ajax Michel Sanchez mengaku timnya tidak tampil sesuai harapan pada babak pertama. Menurut Michel, Ajax menunjukkan perubahan setelah jeda dan mampu mendominasi permainan. Namun, dua kesalahan yang berujung gol membuat upaya timnya untuk meraih hasil positif tidak membuahkan hasil.
“Babak pertama benar-benar tidak cukup baik. Kami terlalu sering kehilangan bola. Kami kekurangan energi dan tidak mampu memberikan tekanan yang cukup. Pada babak kedua, kami mendominasi dan seharusnya bisa mendapatkan hasil lebih baik. Namun, kami kebobolan dua gol akibat dua kesalahan. Ketika Anda memberikan gol dengan cara seperti itu, inilah yang terjadi,” ujar Michel dikutip dari situs UEFA.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022