
Andoni Iraola (Flashscore)
JawaPos.com – Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, mengakui para pemainnya mengalami kelelahan saat ditahan imbang 0-0 oleh Fulham dalam lanjutan Liga Premier.
Dilansir dari laman Flashscore pada Minggu (13/9), Kondisi tersebut terjadi kurang dari tiga hari setelah Liverpool mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 2-1 pada laga pembuka Liga Champions.
Iraola menilai jeda sekitar 60 jam antarlaga menjadi salah satu periode tersulit bagi timnya dan menegaskan para pemain harus mampu beradaptasi dengan jadwal padat.
Menurut Iraola, kondisi serupa kemungkinan akan lebih sering terjadi sepanjang musim sehingga Liverpool harus menemukan cara untuk tetap meraih kemenangan meskipun berada dalam kondisi kelelahan.
Iraola menilai pertandingan seperti melawan Fulham seharusnya dapat dimenangkan melalui situasi bola mati, tembakan dari luar kotak penalti, atau momen individu para pemain penyerang.
Namun, lini depan Liverpool yang diperkuat sejumlah pemain dengan nilai total sekitar EUR 500 juta atau setara Rp11,89 triliun tersebut kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Hasil imbang melawan Fulham membuat Iraola tetap belum terkalahkan sejak mengambil alih Liverpool, tetapi tiga dari empat pertandingan Liga Premier pertamanya berakhir dengan hasil imbang.
Iraola mengakui laga tersebut menjadi pertandingan pertama ketika Liverpool mengalami kesulitan dalam menciptakan peluang, mencetak gol, dan membuat perbedaan di lini serang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022