
Xabi Alonso (Bein Sports)
JawaPos.com - Tidak banyak manajer Liga Premier yang memahami pentingnya memenangkan pertarungan di lini tengah lebih baik daripada Mikel Arteta dan Xabi Alonso.
Menariknya, keduanya memiliki latar belakang yang hampir identik. Arteta dan Alonso sama-sama tumbuh dari lingkungan sepak bola yang sama di San Sebastián dan menghabiskan masa muda dengan saling berhadapan.
Pengalaman bertahun-tahun bertarung di lapangan pasir Antiguo itu pada dasarnya menjadi pelajaran panjang tentang bagaimana memenangkan duel di lini tengah.
Karena itu, pendekatan Arteta dalam membangun tim dengan pemain-pemain yang kuat secara fisik sekaligus memiliki kualitas umpan terasa sangat masuk akal. Filosofi tersebut bahkan sudah ditanamkan sejak ia berada di klub junior Antiguoko, tempat sepak bola memiliki satu prinsip sederhana: "semuanya tentang bola."
Ironisnya, filosofi tersebut justru terlihat menjadi masalah bagi Alonso. Pelatih Chelsea itu mengakhiri pertandingan melawan Arsenal dengan dua bek kanan murni yang bermain di lini tengah.
Di sisi lain, Arteta bahkan bisa memasukkan dua pemenang Piala Dunia dari bangku cadangan untuk memperkuat sektor tengah.
Sementara itu, Bruno Guimarães, gelandang andalan Arsenal yang didatangkan dengan harga $101 juta pada musim panas, bahkan tidak perlu dimainkan dalam kemenangan 2-1 tersebut. Situasi ini menunjukkan betapa besarnya perbedaan kedalaman lini tengah kedua tim.
Arsenal Menghukum Kelemahan Tengah Chelsea
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
