
Suporter Valencia meluapkan kekecewaan setelah timnya kalah telak 0-5 dari Barcelona. Tekanan terhadap manajemen klub pun semakin besar. (Dok. FCB)
JawaPos.com — Suporter Valencia meluapkan kekecewaan setelah tim kesayangan mereka menelan kekalahan telak 0-5 dari Barcelona pada Minggu (6/9). Ribuan pendukung berkumpul di luar Stadion Mestalla untuk memprotes kondisi klub yang dinilai semakin memprihatinkan.
Dalam aksi tersebut, sejumlah suporter melontarkan kecaman keras kepada pemain dengan menyebut mereka sebagai mercenaries atau tentara bayaran.
Para suporter juga menuntut Presiden Valencia Kiat Lim dan pemilik klub Peter Lim meninggalkan Valencia dengan meneriakkan seruan agar keduanya pulang. Protes tidak hanya terjadi setelah pertandingan. Beberapa kelompok suporter ultras memilih mengosongkan tribun pada awal laga sebagai bentuk aksi boikot.
Di dalam stadion, pemain Valencia dan pelatih Carlos Corberan juga mendapat cemoohan sejak pertandingan dimulai. Kemarahan suporter semakin terdengar ketika pertandingan berakhir. Sorakan dan ejekan keras menggema di Mestalla setelah Barcelona memastikan kemenangan besar 5-0 atas tuan rumah.
Dilansir dari ESPN, Barcelona tampil dominan sepanjang pertandingan dan meraih kemenangan keempat secara beruntun pada awal musim La Liga. Lamine Yamal menjadi bintang kemenangan dengan mencetak dua gol, sedangkan tiga gol lainnya masing-masing disumbangkan Raphinha, Fermin Lopez, dan Pedri.
Barcelona telah mencetak 17 gol dalam empat pertandingan dan hanya kebobolan dua kali. Sebaliknya, Valencia baru mampu mencetak satu gol dari empat pertandingan.
Setelah mengawali musim dengan hasil imbang, Valencia kemudian menelan tiga kekalahan berturut-turut. Rentetan hasil buruk tersebut membuat Valencia terpuruk di posisi terakhir klasemen.
Kondisi tersebut turut meningkatkan tekanan terhadap manajemen klub. Kiat Lim sendiri mengambil alih posisi Presiden Valencia pada 2025, tetapi pertandingan melawan Barcelona menjadi kali pertama dirinya menghadiri laga di Mestalla.
Kehadiran Kiat Lim di stadion pada pertandingan yang berakhir dengan kekalahan telak itu menjadi salah satu hal yang melatarbelakangi meningkatnya ketegangan antara suporter dan manajemen.
Pendukung Valencia selama ini dikenal vokal menyuarakan ketidakpuasan terhadap kepemilikan Peter Lim. Meskipun demikian, aksi protes tetap berjalan damai dan tidak ada laporan kekerasan selama demonstrasi di sekitar stadion.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
