
Rafael Leao bersama Goncalo Ramos saat menghadiri latihan pramusim AC Milan. (Giuseppe Cottini/AC Milan)
JawaPos.com – Bintang AC Milan, Rafael Leao, dikabarkan telah mengubah pendiriannya untuk meninggalkan San Siro. Ia tidak tertarik dengan pilihan alternatif untuk menjadi tempat kepindahannya seperti Fenerbahce, Galatasaray, dan Besiktas.
Meski situasi masa depannya di kota Milan sudah tampak jelas sejak akhir musim lalu, sang pemain berulang kali menyatakan bahwa kiprahnya bersama Rossoneri telah berakhir dan ingin mencari tantangan baru dalam karier sepak bolanya.
Di sisi lain, AC Milan juga tidak berniat memperpanjang kontraknya yang bernilai sangat tinggi hingga melewati Juni 2028, sehingga penjualannya pada musim panas ini tampak tak terelakkan lagi.
Baca Juga: Rafael Leao Belum Tertarik Tinggalkan AC Milan, Fenerbahce dan Galatasaray Masih Menunggu
Namun, destinasi impian sang pemain, yaitu tawaran dari klub-klub Liga Inggris dan La Liga tak kunjung datang untuk mengakusisi jasanya, dan Leao tampak tidak tertarik dengan gagasan pindah ke Liga Super Turki.
“Selain itu, Milan menolak melepas pemain internasional Portugal tersebut dengan harga di bawah EUR 50 juta dengan bonus tambahan, serta tidak bersedia menerima kesepakatan pinjaman dengan opsi atau kewajiban pembelian,” tambah laporan Football Italia.
Dan kini, Sky Sport Italia dan Calciomercato telah membeberkan fakta bahwa Leao telah bertolak ke Australia untuk memulai latihan pramusim bersama pelatih baru Ruben Amorim, setelah menjalani liburan pasca Piala Dunia.
Dalam unggahan resmi di media sosial Rossoneri, pesepak bola berusia 27 tahun itu tampak sangat ceria dalam sesi latihan terbarunya, dan kini tidak lagi dapat dipastikan apakah ia masih ingin hengkang dalam bursa transfer kali ini.
Alasan yang memperkuatnya untuk kembali berseragam Milan musim depan, salah satunya juga kedatangan rekan satu negaranya, di timnas Portugal, Goncalo Ramos yang memberikan dampak dalam keputusan untuk bertahan.
Nantinya, jika Leao akan bertahan di skuad Amorim, bukan tidak mungkin ia bisa berduet dengan Ramos dalam skema lini depan, dua gelandang serang dan satu penyerang formasi 3-4-2-1, dengan keserba bisaannya ia bisa bermain sebagai salah satu pemain di belakang ujung tombak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022