Presiden FIFA Gianni Infantino resmi membatalkan rencana menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta setelah mendapat penolakan luas dari UEFA, AFC, Concacaf, hingga pejabat internal FIFA. (Instagram/@gianni_infantino)
JawaPos.com - Presiden FIFA Gianni Infantino resmi membatalkan proposal kontroversial untuk menjual sebagian saham bisnis Piala Dunia kepada investor swasta setelah mendapat gelombang penolakan dari berbagai pihak, termasuk pejabat internal FIFA dan sejumlah konfederasi sepak bola dunia.
Infantino sebelumnya mengusulkan pembentukan sebuah perusahaan bernilai sekitar 20 miliar dolar AS yang akan mengelola aset komersial Piala Dunia. Dalam skema tersebut, sekitar 20 persen saham akan dimiliki investor swasta.
Namun, hanya beberapa hari setelah proposal diumumkan, kritik terus bermunculan hingga akhirnya memaksa FIFA mengubah arah.
Melansir ESPN, dalam pernyataan resminya pada Jumat malam, Infantino memastikan rencana tersebut tidak akan dilanjutkan.
"Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menciptakan perpecahan yang, terlepas dari tingkat dukungannya, tidak lagi sesuai dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal," ujar Infantino.
Ia juga menegaskan bahwa fokus FIFA kini adalah memulihkan persatuan di lingkungan sepak bola dunia.
"Ke depannya, niat saya adalah untuk menyatukan kembali semua pihak yang berkepentingan dalam beberapa hari dan minggu mendatang dalam semangat kepentingan bersama terhadap olahraga kita, dan dengan tujuan untuk terus mengembangkan sepak bola di mana pun, khususnya di negara-negara yang paling membutuhkan dukungan kita," tambahnya.
Tekanan terhadap Infantino semakin besar setelah dua pejabat senior FIFA secara terbuka mengkritik proposal tersebut.
Baca Juga:Transparansi Menguat! FIFA Batalkan Investasi Piala Dunia yang Picu Penolakan Konfederasi Regional
Carlos Cordeiro memilih mundur dari jabatannya sebagai penasihat presiden FIFA sekaligus perwakilan badan sepak bola dunia di Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia.
"Saya tidak bisa tinggal diam sementara FIFA mempertimbangkan untuk menjual saham di Piala Dunia," tegas Cordeiro dalam pernyataannya.
Tak lama kemudian, Kepala Operasional FIFA Kevin Lamour juga melontarkan kritik keras. Ia menyebut proyek tersebut merupakan gagasan yang minim transparansi.
"Ini adalah proyek satu orang," tulis Lamour.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
