
Talenta muda keturunan Indonesia Orion Nettl resmi dikontrak NEC Nijmegen hingga 2027. (NEC Nijmegen)
JawaPos.com - Kabar baik datang dari Belanda untuk pencinta sepak bola Indonesia. Talenta muda berdarah Indonesia Orion Zia Solon Nettl resmi menandatangani kontrak profesional bersama NEC Nijmegen hingga 2027.
Dalam kesepakatan tersebut, klub NEC Nijmegen juga menyertakan opsi perpanjangan kontrak selama satu musim. Kesepakatan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan karier Orion Nettl yang baru berusia 18 tahun.
Dengan kontrak profesional pertama, Orion Nettl kini memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan bersaing menuju level tertinggi bersama NEC Nijmegen. Orion dikenal sebagai pemain yang memiliki fleksibilitas tinggi di lini depan.
Baca Juga:Profil Rivas Manuhutu, Bek Kiri Berdarah Indonesia yang Tampil Menjanjikan Bersama PSV U-19
Dia dapat dimainkan sebagai gelandang serang, winger kiri, maupun penyerang. Kemampuan bermain di beberapa posisi menjadi nilai tambah yang membuatnya memiliki peluang besar untuk terus mendapatkan kepercayaan dalam proses pengembangan pemain muda di klub.
Bagi publik Indonesia, Orion juga memiliki ikatan keluarga yang menarik. Dia memiliki darah Indonesia dari garis keturunan kakeknya yang lahir di Semarang, Jawa Tengah.
Sementara itu, ayahnya berasal dari Inggris. Latar belakang tersebut membuat namanya mulai mendapat perhatian dari pencinta sepak bola Tanah Air.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemain keturunan Indonesia yang berkembang di kompetisi Eropa memang semakin banyak mendapat sorotan. Kehadiran Orion menambah daftar pemain muda berdarah Indonesia yang berkarir di Belanda dan berpotensi berkembang menjadi pemain profesional di level senior.
Meski masih berada di awal perjalanan karir, usia Orion yang baru menginjak 18 tahun menjadi modal penting. Dia masih memiliki waktu yang panjang untuk meningkatkan kualitas permainan, menambah pengalaman, dan membuktikan diri agar mampu menembus tim utama NEC Nijmegen.
Perkembangan pemain muda di Belanda selama ini dikenal berjalan dengan baik. Kompetisi usia muda yang kompetitif serta pembinaan yang terstruktur memberikan peluang besar bagi pemain berbakat untuk berkembang secara bertahap sebelum tampil di level profesional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
