
Pesepak bola Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On saat pertandingan melawan Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Nathan Tjoe-A-On menjadi salah satu contoh nyata bahwa perjalanan karier pesepak bola tidak selalu berjalan mulus.
Bek kiri Timnas Indonesia itu pernah mengalami masa sulit saat berkarier di Inggris bersama Swansea City, sebelum akhirnya menemukan kembali performa terbaiknya di Belanda bersama Willem II.
Nathan bergabung dengan Swansea City pada Agustus 2023 setelah tampil cukup impresif bersama Excelsior di Eredivisie.
Kepindahan ke klub Championship Inggris tersebut sempat memunculkan optimisme besar.
Banyak pihak menilai Nathan memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh berkat kemampuan bertahan yang solid serta kontribusinya saat membantu serangan dari sisi kiri.
Namun, kenyataan yang dihadapi jauh dari harapan. Sepanjang berada di Swansea, Nathan kesulitan mendapatkan kepercayaan dari tim pelatih.
Kesempatan bermain nyaris tidak datang. Ia hanya mencatatkan satu penampilan sebagai pemain pengganti dengan total waktu bermain sekitar 14 menit.
Situasi tersebut tentu tidak mudah bagi pemain muda yang sedang berusaha membangun karier di level lebih tinggi.
Banyak pemain yang kehilangan motivasi ketika jarang dimainkan, tetapi Nathan memilih jalan berbeda. Ia tetap bekerja keras dan berusaha menjaga kondisi terbaiknya meski lebih sering berada di bangku cadangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022