
Para pemain PSG bersiap menghadapi final Liga Champions 2025-2026 di Puskás Arena, Budapest. (PSG)
JawaPos.com - Arsenal dan Paris Saint-Germain sama-sama menjalani musim yang panjang dan melelahkan. Namun menjelang final Liga Champions di Budapest, banyak pihak menilai PSG memiliki keuntungan penting dibandingkan The Gunners: kondisi fisik yang lebih segar.
Sepanjang musim ini, tim asuhan Luis Enrique memang dikenal sangat cermat dalam mengelola kebugaran para pemainnya. Rotasi dilakukan secara konsisten, sementara sejumlah pemain kunci mendapat waktu istirahat yang cukup untuk memastikan mereka berada dalam kondisi terbaik saat tampil di kompetisi Eropa.
Melansir Metro Sport, di atas kertas, strategi tersebut tampak memberikan keuntungan besar bagi PSG. Namun, menjelang pertandingan terbesar musim ini, keunggulan itu justru bisa berubah menjadi pedang bermata dua.
Musim ini PSG menjalani jadwal yang sangat padat. Meski demikian, Luis Enrique berhasil menjaga kebugaran skuadnya melalui rotasi yang terukur.
Beberapa pemain penting bahkan mendapat menit bermain yang relatif rendah di kompetisi domestik. Kapten tim Marquinhos hanya menjadi starter dalam 11 pertandingan Ligue 1 musim ini. Jumlah yang sama juga dialami oleh Ousmane Dembélé.
Bahkan pemain muda seperti João Neves dan Nuno Mendes juga tidak terus-menerus dimainkan. Enrique tampaknya sengaja menyimpan tenaga terbaik para pemainnya untuk pertandingan-pertandingan besar di Liga Champions.
Keuntungan lain yang dimiliki PSG adalah jadwal yang lebih longgar menjelang final. Mereka memiliki waktu pemulihan hingga 13 hari, jauh lebih panjang dibanding Arsenal yang hanya memiliki enam hari untuk mempersiapkan diri.
Dari sisi kebugaran dan risiko cedera, semua indikator tampak berpihak kepada juara bertahan asal Prancis tersebut.
Meski PSG terlihat lebih segar, ada satu aspek yang tidak bisa diukur hanya melalui statistik kebugaran, yaitu ritme pertandingan.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Argentina Mengajukan Permintaan Khusus kepada FIFA Sebelum Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
