
Pelatih PSG Luis Enrique memiliki rekor luar biasa di laga final sepanjang karir kepelatihannya. (ig @psg)
JawaPos.com - Saat Paris Saint-Germain bersiap menghadapi Arsenal di final Liga Champions, salah satu alasan terbesar optimisme pendukung PSG berada di bangku cadangan. Sosok tersebut adalah Luis Enrique, pelatih yang telah membangun reputasi sebagai spesialis pertandingan final sepanjang karir kepelatihannya.
Luis Enrique datang ke laga final Liga Champions di Budapest dengan catatan yang sangat mengesankan. Dari 18 final yang pernah dijalaninya sebagai pelatih, dia berhasil memenangkan 15 di antaranya dan hanya menelan tiga kekalahan.
Dengan tingkat kemenangan lebih dari 83 persen, pelatih asal Spanyol tersebut menjadi salah satu manajer dengan rekor final terbaik dalam sepak bola modern.
Melansir Sportsmole, perjalanan Enrique sebagai spesialis final dimulai saat menangani Barcelona. Trofi besar pertamanya datang pada final Copa del Rey 2015 ketika Barcelona mengalahkan Athletic Bilbao dengan skor 3-1.
Pada pertandingan tersebut, Lionel Messi tampil luar biasa dengan mencetak dua gol, sementara Neymar turut menyumbang satu gol dalam kemenangan tim Catalan. Beberapa pekan kemudian, Enrique kembali meraih kesuksesan saat membawa Barcelona menjuarai Liga Champions.
Barcelona mengalahkan Juventus 3-1 di final yang berlangsung di Berlin. Ivan Rakitic membuka keunggulan lebih dulu sebelum Neymar memastikan kemenangan di penghujung pertandingan. Musim itu menjadi salah satu periode paling sukses dalam karier Enrique sebagai pelatih.
Meski memiliki rekor luar biasa, Enrique bukan berarti selalu berhasil memenangkan final. Kekalahan pertama dalam laga puncak terjadi pada Supercopa de Espana 2015 ketika Barcelona secara mengejutkan kalah agregat 5-1 dari Athletic Bilbao.
Namun, kegagalan tersebut tidak membuatnya terpuruk. Setahun kemudian, Enrique membalas dengan membawa Barcelona menghancurkan Sevilla 5-0 di final Supercopa de Espana 2016. Kesuksesan itu menjadi bagian dari rangkaian empat kemenangan beruntun di partai final.
Enrique juga sempat merasakan atmosfer final di level internasional saat menangani tim nasional Spanyol. Kesempatan tersebut datang pada final UEFA Nations League 2021 melawan Prancis. Spanyol sempat unggul lebih dahulu melalui Mikel Oyarzabal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022