
Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente. (X/@SEFutbol)
JawaPos.com - Pelatih timnas Spanyol Luis de la Fuente ingin timnya mengerahkan segalanya di setiap laga putaran final Piala Dunia 2026 Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko yang dimulai pada bulan depan.
"Memainkan setiap pertandingan seolah itu adalah laga terakhir kami, menghormati lawan, dan siap bersaing untuk meraih pencapaian tertinggi. Satu-satunya hal yang kami minta adalah usaha, kerja keras, dan dedikasi. Hasil akan mengikuti dengan sendirinya," katanya dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu.
Sebagai juara edisi 2010, Spanyol yang pada edisi tahun ini diperkuat delapan pemain Barcelona tapi tak ada satu pun penggawa Real Madrid, akan memulai persaingan dari Grup H bersama Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay.
Laga pertama La Furia Roja di babak ini adalah melawan tim debutan Tanjung Verde pada 15 Juni pukul 23.00 WIB di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, sebelum meladeni Arab Saudi enam hari berselang di tempat yang sama. Spanyol lantas akan menghadapi Uruguay dalam laga pemungkas Grup H di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko pada 27 Juni pukul 07.00 WIB.
De la Fuente mengatakan bahwa setelah menjuarai Piala Eropa dua tahun lalu, timnya yang berisi pemain-pemain muda berbakat masih bisa terus bermain lebih baik.
"Masih ada banyak ruang untuk berkembang. Kami memiliki kelompok pemain yang sangat berbakat, tetapi banyak dari mereka masih sangat muda. Menggabungkan mereka dengan pemain-pemain yang lebih berpengalaman memberi kami stabilitas dan arah yang jelas," kata pelatih 64 tahun tersebut.
Lebih lanjut, De la Fuente berbicara tentang pemain bintangnya, Lamine Yamal, yang akan memainkan Piala Dunia pertamanya di usia 18 tahun. Musim ini Yamal membukukan 24 gol dan 18 assist dalam 45 pertandingan di semua kompetisi bagi Barcelona, sekaligus membantu Blaugrana menjuarai Liga Spanyol dan Piala Super Spanyol.
"Dia masih sangat muda. Dia debut bersama kami pada usia 16 tahun. Sekarang dia berusia 18 tahun dan kami menanamkan prinsip-prinsip dasar sepak bola kepadanya," kata De la Fuente. "Ini tentang mengajarkan nilai-nilai yang harus dia miliki, baik dalam sepak bola maupun kehidupan. Keduanya harus berjalan beriringan," tambah dia. (*)

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
