
Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer baru. (ig @xabialonso)
JawaPos.com - Chelsea resmi mengumumkan penunjukan Xabi Alonso sebagai manajer baru mereka. Pengumuman itu datang hanya beberapa jam setelah kekalahan 1-0 dari Manchester City di final Piala FA pada Sabtu (16/5) malam.
Sebelumnya, sempat muncul spekulasi bahwa Chelsea baru akan memperkenalkan pengganti tetap Liam Rosenior pada pertengahan Juni. Namun situasi berubah cepat setelah berbagai laporan menyebut Xabi Alonso bisa diumumkan paling lambat Minggu atau Senin (18/5).
Petunjuk semakin kuat ketika pelatih asal Spanyol itu hampir memastikan kepindahannya lewat unggahan di media sosial. Tak lama berselang, Chelsea resmi mengumumkan bahwa Alonso mendapatkan kontrak jangka panjang hingga tahun 2030.
Melansir Sportsmole, dalam pernyataan resmi, Chelsea menjelaskan alasan mengapa mereka begitu yakin menunjuk mantan gelandang Liverpool tersebut sebagai sosok yang tepat untuk memimpin proyek baru klub.
”Pengangkatannya mencerminkan keyakinan Klub terhadap pengalamannya yang luas, kualitas kepelatihan dan model permainannya, atribut kepemimpinan, karakter dan integritasnya, yang merupakan kunci dalam keputusan untuk memintanya membantu memimpin fase selanjutnya dari perjalanan Chelsea,” tulis pernyataan Chelsea.
”Dia dipandang bukan hanya sebagai pelatih sepak bola yang luar biasa, tetapi juga sebagai pemimpin dan mitra yang terbukti di sejumlah bidang yang penting untuk memenuhi tuntutan dalam memajukan tim,” lanjut manajemen Chelsea.
Baca Juga:Cremonese Masih Terancam Degradasi meski Kalahkan Udinese 1-0, Emil Audero Optimistis Lawan Como
Kalimat itu memberi gambaran jelas bahwa Chelsea tidak hanya mencari sosok pelatih di pinggir lapangan. Mereka juga menginginkan figur pemimpin yang bisa membantu membangun fondasi klub dalam jangka panjang.
Alonso sendiri mengaku antusias menerima tantangan baru di Stamford Bridge. Dia merasa visi yang dimiliki manajemen klub sejalan dengan ambisinya.
”Chelsea adalah salah satu klub terbesar di dunia sepak bola dan saya merasa sangat bangga bisa menjadi manajer klub hebat ini. Dari percakapan saya dengan kelompok pemilik dan pimpinan olahraga, jelas bahwa kami memiliki ambisi yang sama. Kami ingin membangun tim yang mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi dan berjuang untuk meraih trofi,” tutur Xabi Alonso.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
