
Karim Benzema mengkritik Real Madrid yang kurang kompak. (Istimewa)
JawaPos.com–Musim yang mengecewakan Real Madrid akhirnya mendapat diagnosis dari sosok yang sangat paham isi dapur klub, Karim Benzema.
Melansir MARCA, dalam obrolan santai tapi tajam di sesi live Instagram, legenda Los Blancos Real Madrid itu menyebut satu masalah utama yakni kurangnya kekompakan tim. Dan ya, kritik dari Karim Benzema ini datang tanpa basa-basi.
Karim Benzema menilai skuad Madrid saat ini terlalu bergantung pada individu, bukan kolektivitas. Menurut dia, hal itu justru jadi penghambat di level tertinggi.
”Di Real Madrid lebih rumit karena mereka tidak terlalu sering bermain sebagai sebuah tim; saat ini grup tersebut menderita karena kurangnya kekompakan,” terang Karim Benzema.
Komentar ini cukup menohok, apalagi datang di musim di mana Madrid berpotensi finis tanpa trofi besar.
Sebagai pembanding, Benzema menyoroti Paris Saint-Germain yang dinilainya tampil jauh lebih solid sebagai tim. Bahkan, menurut dia, kekuatan PSG bukan sekadar soal nama besar, tapi sistem yang jalan.
”Di PSG, Anda menurunkan pemain inti dan mereka bermain, tetapi ketika pelatih melakukan pergantian pemain pada menit ke-60 atau ke-70, pemain yang masuk justru memberikan kontribusi lebih besar daripada pemain yang memulai pertandingan,” terang Karim Benzema.
Intinya: siapa pun yang main, performanya tetap terjaga.
Benzema bahkan menyebut bahwa sosok paling penting di PSG saat ini bukan pemain, melainkan pelatihnya.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
