
Pep Guardiola dan skuad Manchester CIty. (Martin Rickett/PA Images)
JawaPos.com - Selebrasi kemenangan Manchester City usai mengalahkan Arsenal rupanya memicu perdebatan. Wayne Rooney menilai perayaan tersebut terlalu berlebihan dan bahkan bisa jadi bumerang. Tapi bagi Pep Guardiola, kritik itu jelas tidak berdasar bahkan ia menyebutnya “bodoh”.
Melansir The Independent, dalam pandangan Guardiola, momen seperti itu justru layak dirayakan habis-habisan. Bukan tanpa alasan sebab City tahu betul betapa krusialnya kemenangan tersebut dalam perburuan gelar.
"Orang-orang bisa mengatakan apa pun yang bodoh yang ingin mereka katakan. Mereka merayakan kemenangan karena mereka tahu nilai lawan. Mereka tahu jika kami tidak menang, maka akan 'Selamat tinggal' (dalam perebutan gelar)."
Bagi Guardiola, selebrasi bukan soal berlebihan atau tidak, tapi soal menghargai perjuangan di lapangan. Ia bahkan mendorong para pemainnya untuk selalu menikmati setiap kemenangan, sekecil atau sebesar apa pun itu.
"Mereka menang dan kami masih di sini. Bagaimana mungkin mereka tidak merayakannya? Sebisa mungkin, meskipun Anda menghormati lawan dan penggemar lawan, rayakanlah sesuka Anda."
"Menunggu sampai akhir musim untuk merayakan? Ayolah. Saya bilang kepada mereka, 'Di setiap pertandingan, temui penggemar kita dan nikmati momennya'. Apa gunanya tidak menikmatinya? Kalian hanya perlu merayakan sekali jika menang? Dan jika tidak menang, kalian menangis sepanjang waktu? Ayolah."
Namun, Guardiola juga tetap memberi konteks. Tidak semua kemenangan harus dirayakan dengan cara yang sama. Ia mengakui bahwa laga melawan Arsenal punya bobot berbeda, bahkan ia menyebutnya seperti “final” bagi timnya.
"Tentu saja kami tidak akan merayakannya di tengah pekan jika kami menang 3-0 atau 4-0 dan lawannya berbeda. Semua orang tahu pertandingan itu. Itu adalah final. Terutama bagi kami. Mungkin bukan bagi mereka, tetapi bagi kami itu adalah final dan tentu saja Anda harus merayakannya."

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
