Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 April 2026 | 00.13 WIB

Hansi Flick Uji Formasi Pertahanan Baru Jelang Duel Krusial Barcelona Lawan Atletico Madrid

Pelatih Barcelona Hansi Flick mencoba skema pertahanan baru jelang laga kontra Atletico Madrid. (ig @eldeportisimoo)  - Image

Pelatih Barcelona Hansi Flick mencoba skema pertahanan baru jelang laga kontra Atletico Madrid. (ig @eldeportisimoo) 

 

JawaPos.com–Dengan segalanya dipertaruhkan di leg kedua perempat final Liga Champions UEFA, Hansi Flick jelas tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun. Jelang duel panas melawan Atletico Madrid, pelatih Barcelona itu mulai mengutak-atik skema timnya terutama di sektor pertahanan.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Absennya Pau Cubarsi karena skorsing memaksa Hansi Flick mencari solusi alternatif untuk menjaga lini belakang tetap solid di laga hidup-mati Barcelona vs Atletico Madrid di liga champions.

Melansir Mundo Deportivo, dalam sesi latihan terakhir Barcelona, Hansi Flick mencoba pendekatan yang cukup menarik. Dia menggeser Jules Kounde ke posisi bek tengah, sementara Ronald Araujo ditempatkan di sisi kanan pertahanan untuk melawan lini serang Atletico Madrid di liga champions.

Formasi ini kemudian dilengkapi dengan Gerard Martin sebagai tandem Kounde di jantung pertahanan, serta Joao Cancelo yang tetap beroperasi di sisi kiri. Secara keseluruhan, ini adalah susunan yang cukup tidak biasa, tapi justru di situlah letak eksperimen.

Flick ingin melihat bagaimana fleksibilitas para pemainnya bisa dimaksimalkan dalam situasi darurat. Tak hanya di belakang, perubahan juga terlihat di lini tengah.

Flick menguji skema dua gelandang bertahan dengan menempatkan Eric Garcia dan Pedri secara bersamaan. Tujuannya jelas menjaga keseimbangan antara stabilitas defensif dan kontrol permainan. Dalam laga di mana Barcelona harus menyerang tanpa kehilangan struktur, peran dua pemain ini bisa jadi krusial.

Meski ada penyesuaian di lini belakang dan tengah, Barcelona tetap tampil ofensif di depan. Trio Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Marcus Rashford disiapkan untuk mendukung Robert Lewandowski sebagai ujung tombak.

Kombinasi ini menunjukkan bahwa meski berhati-hati, Barcelona tetap datang dengan misi utama yaitu mencetak gol dan mengejar defisit.

Taktik Serius atau Sekadar Mind Games?

Pertanyaan yang muncul kemudian, apakah ini benar-benar gambaran starting XI, atau hanya eksperimen di sesi latihan?

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore