Pelatih Bayern Munchen Vincent Kompany. (Dok. Bayern Munchen)
JawaPos.com - Vincent Kompany memilih untuk tidak larut dalam euforia setelah Bayern Munich meraih kemenangan penting 2-1 atas Real Madrid di Santiago Bernabeu pada leg pertama Liga Champions.
Meski hasil itu memberi keuntungan menjelang laga kedua di Munich, pelatih Bayern tersebut menegaskan bahwa pekerjaan mereka masih jauh dari selesai.
Bermain di salah satu stadion paling angker di Eropa jelas bukan perkara mudah. Karena itu, Kompany merasa puas dengan hasil yang didapat timnya.
Baca Juga:Antonio Rudiger Jumawa, Sebut Real Madrid Beri Hadiah 2 Gol untuk Bayern Munchen di Liga Champions
Meski begitu, melansir Managing Madrid, ia juga menepis anggapan bahwa Bayern hanya beruntung bisa membawa pulang kemenangan dari Madrid.
“Saya rasa kami tidak membiarkan Real Madrid lolos begitu saja. Saya senang dengan hasilnya. Ini kemenangan, dan setiap kemenangan di Bernabeu itu penting. Sekarang kami akan memainkan pertandingan berikutnya di kandang dan kami memiliki keuntungan.”
Meski unggul agregat, Kompany berkali-kali mengingatkan bahwa Bayern belum mengamankan apa pun. Ia sadar betul bahwa Real Madrid adalah tim yang punya pengalaman panjang dan reputasi besar di Liga Champions, sehingga mereka tetap bisa membalikkan keadaan kapan saja.
“Kami menghormati kualitas Real Madrid karena mereka sangat berbahaya, tetapi kami juga demikian. Tim kami selalu berhak untuk bermimpi meraih kemenangan karena kami bermain sangat baik. Kami akan mengatur ulang mental kami dan mencoba untuk menang lagi di Munich. Saya tahu pertandingan ini belum berakhir.”
Nada bicara Kompany sepanjang konferensi pers menunjukkan satu hal: rasa hormat yang besar terhadap lawan, tanpa mengurangi keyakinan terhadap kemampuan timnya sendiri. Menurutnya, duel Bayern kontra Madrid memang mempertemukan dua tim elite yang sama-sama memiliki kualitas dan mental juara.
“Saya rasa kami sangat menghormati Real Madrid; kami menghargai tipe tim seperti apa mereka. Tapi kami juga seperti itu. Kami akan mencoba untuk menang lagi. Menang melawan tim terbaik di kompetisi ini adalah tantangan besar, tetapi kami tahu mereka adalah tim yang hebat.”
Kompany juga menegaskan bahwa kemenangan di Bernabéu belum cukup untuk membuatnya benar-benar puas. Ia baru akan menikmati momen itu sepenuhnya jika Bayern mampu menyelesaikan tugas mereka di leg kedua.
“Saya senang dengan hasilnya, tetapi saya tahu ini belum berakhir. Kita tidak akan terlalu terbawa suasana. Jika anak-anak saya menang minggu depan, barulah saya akan merasakan kebahagiaan itu.”

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
