
Mikel Arteta meminta para pemain Arsenal untuk bercermin usai tersingkir dari Piala FA. Meski kecewa, ia tetap membela skuadnya dan yakin The Gunners bisa bangkit. (Dok. Arsenal)
JawaPos.com - Mikel Arteta memilih untuk tidak menyalahkan para pemainnya setelah Arsenal tersingkir dari Piala FA usai kalah di markas Southampton. Namun, manajer asal Spanyol itu tetap meminta timnya untuk bercermin dan memastikan musim ini tidak berakhir dengan tangan kosong.
Dalam laga pertama sejak kalah di final Carabao Cup, Arsenal kembali tampil di bawah standar. Southampton mampu memanfaatkan momen dengan baik lewat gol Ross Stewart dan pemain pengganti Shea Charles.
Hasil ini tentu menambah tekanan untuk Arsenal. Meski masih memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan sembilan poin atas Manchester City, situasinya belum benar-benar aman.
City masih punya satu pertandingan tunda dan Arsenal juga harus bertandang ke Etihad dalam beberapa pekan ke depan. Ya, jadwal seperti ini biasanya cukup membuat fans Arsenal mulai buka kalkulator lebih cepat dari biasanya.
Arteta sadar timnya sedang berada di periode sulit. Cedera pemain kembali menghantam skuad, beberapa pemain inti belum tampil dalam performa terbaik, dan keraguan soal kemampuan Arsenal mempertahankan posisi di puncak mulai bermunculan lagi.
Meski begitu, melansir Sky Sports, ia tetap berdiri di depan untuk melindungi anak asuhnya.
"Saya mencintai para pemain saya, apa yang telah mereka lakukan selama sembilan bulan. Saya tidak akan mengkritik mereka karena kalah di sini. Apa yang mereka alami, beberapa di antaranya seharusnya tidak berada di sini hari ini. Saya akan membela mereka lebih dari sebelumnya."
"Jika ada yang harus bertanggung jawab, itu adalah saya. Kita memiliki periode terindah di depan kita. Biasanya Anda memiliki dua atau tiga momen seperti ini dalam satu musim, ini adalah momen pertama dengan tingkat kesulitan seperti ini. Mari kita bangkit dan membuktikan diri."
Arteta juga menegaskan bahwa Arsenal tidak boleh berlindung di balik alasan cedera atau absennya sejumlah pemain penting. Menurutnya, seluruh tim harus menerima situasi yang ada dan meresponsnya dengan mentalitas yang lebih kuat.
"Tidak ada alasan terkait pemain yang absen atau yang sedang bermasalah. Mari kita bercermin, menerima situasi ini, melawannya, dan melangkah maju dengan jelas."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022