Eks pelatih Olympique Marseille Roberto De Zerbi resmi sebagai nakhoda Tottenham Hotspur. (X/@OM_Officiel)
JawaPos.com - Roberto De Zerbi baru saja tiba di Tottenham, tetapi tekanan sudah langsung menumpuk di pundaknya.
Pelatih asal Italia itu ditunjuk dengan kontrak lima tahun untuk menggantikan Igor Tudor, yang gagal memberikan kemenangan liga selama masa jabatannya. Kini, De Zerbi harus menghadapi tugas besar: menyelamatkan Spurs dari ancaman degradasi.
Tottenham saat ini berada di posisi ke-17 klasemen Liga Premier dengan 30 poin, hanya unggul satu angka dari zona merah. Dengan tujuh pertandingan tersisa, margin kesalahan praktis sudah tidak ada lagi.
Melansir Inside Futbol, mantan gelandang Spurs, Jamie O’Hara, menilai De Zerbi tidak punya waktu untuk terlalu banyak bereksperimen. Menurutnya, prioritas utama sang pelatih harus sesederhana mungkin: membuat Tottenham lebih terorganisir.
“Mengorganisir tim adalah hal pertama.”
“Kalian akan menjalani tujuh pertandingan, gunakan formasi 4-2-3-1, atur formasinya. Ini formasi yang akan kita mainkan, ini posisi kalian, ini cara kalian melakukan pressing.”
“Urus itu dulu, yang terpenting.”
Baca Juga:De Zerbi Minta Maaf ke Fans Tottenham soal Greenwood, Fokus Selamatkan Spurs dari Degradasi
O’Hara menilai De Zerbi harus melupakan dulu detail rumit soal membangun serangan dari belakang atau permainan-posisi yang terlalu kompleks. Dalam situasi seperti sekarang, Spurs hanya perlu menjadi tim yang sulit dikalahkan.
“Lupakan hal-hal lain terkait bagaimana kita akan bermain dari belakang, itu akan datang. Tapi mulai sekarang, kita akan sulit dikalahkan dan kita akan menekan bersama-sama.”
Selain itu, O’Hara juga meminta De Zerbi memaksimalkan potensi Xavi Simons dengan memainkan sang playmaker sebagai gelandang serang utama.
“Mainkan Xavi Simons sebagai pemain nomor 10, keluarkan kemampuan terbaiknya, dan Anda akan langsung mendapatkan tiga hal yang tidak dilakukan Igor Tudor.”
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
