Omar Marmoush meluapkan kegembiraannya setelah mencetak dua gol yang membawa Manchester City lolos ke final Carabao Cup. Ia menyoroti mentalitas tim dan ambisi meraih trofi.
JawaPos.com - Pertandingan persahabatan Mesir melawan Spanyol akan menjadi panggung penting bagi Omar Marmoush. Penyerang berusia 26 tahun itu sedang menikmati lonjakan karier yang luar biasa, sekaligus mulai dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa, termasuk Barcelona.
Kini bermain untuk Manchester City, Marmoush telah berkembang menjadi salah satu nama yang paling menarik perhatian dalam beberapa musim terakhir. Padahal, belum lama ini ia masih berjuang mendapatkan pengakuan saat bermain di Bundesliga.
Lahir di Kairo dan memiliki paspor Kanada melalui orang tuanya, Marmoush menghabiskan sebagian besar awal kariernya di Jerman sebelum perlahan naik lewat tim-tim junior Mesir. Namanya mulai benar-benar melejit ketika tampil impresif bersama Eintracht Frankfurt.
Musim dengan torehan 20 gol dan 16 assist membuat Manchester City rela mengeluarkan dana EUR 75 juta untuk merekrutnya pada Januari tahun lalu. Nilai transfer itu menunjukkan seberapa besar keyakinan klub terhadap potensinya.
Meski begitu, perjalanan Marmoush di Man City belum sepenuhnya mulus. Secara umum performanya cukup positif, tetapi masih ada tanda tanya soal bagaimana ia cocok secara taktik dalam sistem Pep Guardiola.
Sejauh ini, Guardiola lebih sering memainkannya sebagai pelapis Erling Haaland ketimbang menduetkan keduanya sejak menit awal.
Situasi tersebut memunculkan spekulasi bahwa Marmoush mulai frustrasi karena kurangnya waktu bermain. Karena itulah, rumor soal kemungkinan pindah ke La Liga terasa tidak terlalu sulit dipercaya.
Di tengah persiapan Mesir menghadapi laga uji coba jelang Piala Dunia, pelatih Hossam Hassan pun tak ragu memberikan pujian besar kepada Marmoush.
Melansir Barca Blaugranes, ia mengatakan kepada wartawan bahwa "semuanya ada di depannya untuk menjadi bintang seperti Mohamed Salah," dan bahkan menambahkan bahwa "Omar bisa bermain di liga Spanyol suatu hari nanti dan dia pantas mendapatkannya."
Pujian itu tentu bukan tanpa alasan. Marmoush baru saja mencetak gol indah saat Mesir menghancurkan Arab Saudi 4-0, sebuah performa yang membuat perbandingan dengan Salah semakin sulit dihindari.
Menariknya, Salah sendiri pernah meminta media untuk berhenti membandingkan Marmoush dengannya. Ia merasa tekanan semacam itu bisa menjadi beban yang tidak adil bagi sang striker muda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022