
Skuad tim nasional Italia (Instagram @azzurri)
JawaPos.com - Enam tiket terakhir menuju Piala Dunia 2026 akan diperebutkan dalam satu pekan ke depan. Sebanyak 22 negara masih memiliki kesempatan. Rinciannya, 16 tim bersaing melalui playoff UEFA, dan enam tim lainnya lewat jalur antar konfederasi (Turnamen Playoff FIFA).
Di Eropa, 16 tim dibagi ke dalam empat jalur. Masing-masing memperebutkan satu tiket ke putaran final. Seluruh pertandingan dimainkan dalam format satu leg, dengan tuan rumah semifinal ditentukan berdasar ranking FIFA. Sedangkan tuan rumah final telah ditetapkan melalui undian terpisah saat drawing November lalu.
Sementara itu, playoff antar konfederasi digelar di Meksiko dengan format mini-turnamen. Enam tim dibagi ke dalam dua bracket, dengan dua tim unggulan langsung melaju ke final, sedangkan empat tim lain bertemu di semifinal satu leg.
Baca Juga:Jack Crawford Gantikan Fernando Alonso, Pembalap Ketiga Aston Martin Siap Buktikan Diri di F1 Jepang
Italia Dibayangi Rekor Buruk
Dari sejumlah peserta, sorotan utama mengarah ke Italia. Tim tersukses kedua di Piala Dunia dengan empat gelar juara, itu sedang berada dalam tekanan karena telah absen dalam dua edisi sebelumnya. Yakni pada 2018 dan 2022.
Jika kembali gagal, maka itu akan jadi pukulan telak bagi Gli Azzurri -julukan Italia. Pasalnya, FIFA telah menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 tim pada penyelenggaraan di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko tahun ini. Kuota zona UEFA pun bertambah dari 13 menjadi 16 tim. Artinya, secara matematis peluang lolos Italia sebenarnya lebih besar.
Italia akan menghadapi Irlandia Utara pada semifinal playoff di Stadion Gewiss, Bergamo. “Kami benar-benar bersemangat; kami makan malam di London dengan manajer dan terus berkomunikasi. Saya pikir kami akan bertanding dalam kondisi prima, mencoba memberikan yang terbaik karena kami harus lolos ke Piala Dunia,” tegas kiper Italia Gianluigi Donnarumma kepada Sportitalia pekan lalu.
Iraq Terkendala Logistik
Jika Italia dibebani rekor buruk, Iraq menghadapi persoalan berbeda. Persiapan Lions of Mesopotamia -julukan Iraq- tidak berjalan normal karena ketegangan di kawasan Timur Tengah. Federasi Sepak Bola Iraq (IFA) bahkan harus menyewa pesawat carter untuk memastikan skuad bisa berangkat ke Meksiko.
Penutupan wilayah udara di Iraq juga memaksa sebagian pemain dan staf menempuh perjalanan darat ke Jordania sebelum terbang dari Amman. Beruntung, tim telah tiba di Monterrey dan menjalani latihan perdana pada Minggu (22/3) waktu setempat.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
