
Pemain Timnas Portugal. (Dok. X/@bt3)
JawaPos.com - Pelatih tim nasional Portugal, Roberto Martinez, bersiap melakukan eksperimen taktik menjelang laga uji coba melawan Meksiko dan Amerika Serikat. Langkah ini terpaksa diambil menyusul absennya penyerang utaman Al Nassr, Cristiano Ronaldo, akibat cedera otot.
Selama ini, berkembang wacana di kalangan pencinta sepak bola bahwa Selecao das Quinas justru mampu tampil lebih kolektif tanpa kehadiran Ronaldo.
Kini, hanya tiga bulan sebelum putaran final Piala Dunia keenamnya dimulai, Martinez harus membuktikan hipotesis tersebut. Ia akan memimpin skuadnya melangkah ke "ruang gelap" tanpa sang kapten saat menghadapi dua tim tuan rumah Amerika Utara.
"Piala Dunia tidak berisiko baginya. Ini hanya cedera otot ringan. Dia akan kembali dalam satu atau dua pekan, ini bukan periode yang lama. Dia telah menunjukkan kondisi fisik yang optimal," ujar Martinez dikutip melalui laman Marca, Rabu (25/3).
Meski Portugal pernah menang telak saat Ronaldo absen melawan Armenia di kualifikasi lalu, statistik mencatat kontribusi sang megabintang tetap krusial. Sebelum pekan terakhir kualifikasi, Ronaldo menyumbang lima dari total 11 gol yang dicetak Portugal.
"Ia adalah elemen kunci bagi kami. Cristiano merupakan kapten teladan. Hasrat dan pengalamannya menginspirasi semua orang serta menjaga kohersi tim, terutama dalam laga-laga sulit," ucap Martinez.
Krisis Lini Depan
Pernyataan Martinez sekaligus menegaskan pilihannya untuk tetap mengandalkan Ronaldo, berbeda dengan langkah pendahulunya, Fernando Santos, yang sempat memarkir sang pemain di Piala Dunia Qatar demi memberikan panggung bagi Goncalo Ramos.
Namun, Ramos sendiri tengah mengalami periode sulit di Paris Saint-Germain. Meskipun mencatatkan 10 gol dalam 22 laga bersama timnas, ia sulit menembus skuad utama pilihan Luis Enrique di level klub. Musim ini, Ramos hanya 12 kali menjadi starter dari 38 pertandingan.
Baca Juga:Lionel Messi Lampaui Rekor Pele, Torehkan 71 Gol Tendangan Bebas Bersejarah di Inter Miami CF
Situasi ini menyingkap tabir masalah regenerasi di lini serang Portugal. Di tengah kelimpahan talenta di lini tengah dan belakang, Portugal seakan kehilangan sentuhan dalam mencetak penyerang tengah kelas dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022