Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Maret 2026, 00.52 WIB

Siapa Tonda Eckert? Pelatih Muda yang Siap Jegal Arsenal di FA Cup

Tonda Eckert memimpin Southampton menghadapi tantangan besar melawan Arsenal di FA Cup. (Istimewa) - Image

Tonda Eckert memimpin Southampton menghadapi tantangan besar melawan Arsenal di FA Cup. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Perempat final FA Cup musim ini menghadirkan cerita menarik. Bukan hanya soal duel klasik, tetapi juga kemunculan sosok muda yang mulai mencuri perhatian, yakni Tonda Eckert.

Pelatih berusia 33 tahun itu kini memimpin Southampton dan bersiap menghadapi tantangan besar melawan Arsenal. Nama Tonda Eckert mungkin belum setenar pelatih papan atas Eropa. Namun, perjalanan karirnya cukup unik.

Dia pernah menjadi analis untuk Timnas Jerman saat menjuarai Piala Dunia 2014. Selain itu, dia juga dikenal sebagai analis rating pemain dalam gim sepak bola FIFA.

Berbeda dengan banyak pelatih lain yang berangkat dari karir pemain profesional, Eckert justru memilih jalur berbeda. Dia satu akademi dengan Antonio Rudiger, tetapi memutuskan berhenti bermain dan beralih menjadi scout sejak usia 19 tahun. Keputusan tersebut kini terbukti membuka jalan karirnya di dunia kepelatihan.

Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala Southampton pada Desember 2025, dampak yang dia berikan langsung terasa. Southampton yang sempat terpuruk di papan bawah kini menjelma menjadi tim yang sulit dikalahkan. Dalam 14 pertandingan terakhir, mereka belum tersentuh kekalahan.

Tak hanya itu, posisi klub juga mengalami lonjakan signifikan. Dari peringkat ke-21, Southampton kini sudah menembus posisi enam besar di Championship.

Performa konsisten ini membuat mereka kembali masuk dalam perbincangan perebutan tiket promosi. Gaya permainan Eckert juga mulai mendapat sorotan. Ia mengandalkan formasi 3-4-2-1 yang fleksibel, dengan pendekatan taktik yang modern.

Pengalaman sebagai analis tampak berpengaruh, terutama dalam membaca permainan lawan dan memaksimalkan potensi pemain. Kini, ujian sesungguhnya menanti. Arsenal, yang dikenal sebagai salah satu tim kuat di Inggris, akan menjadi lawan berikutnya.

Meski secara kualitas skuad masih di atas, performa Southampton belakangan ini membuat laga diprediksi berjalan lebih terbuka. Bagi Eckert, pertandingan ini bukan sekadar laga perempat final. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa pendekatan berbasis analisis dan data bisa bersaing di level tertinggi. Jika mampu memberi kejutan, namanya bisa melesat lebih cepat di dunia kepelatihan.

Di sisi lain, Arsenal tentu tak ingin terpeleset. Mereka tetap difavoritkan, tetapi momentum Southampton menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.

Pertarungan ini bukan hanya soal siapa yang lebih kuat, melainkan juga duel ide dan pendekatan. Dan untuk saat ini, Tonda Eckert tampaknya siap membuat cerita baru.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore