
Mantan gelandang timnas Prancis Samir Nasri. (Istimewa)
JawaPos.com–Keputusan mengejutkan dari Confederation of African Football kembali menuai sorotan. Kali ini datang dari mantan gelandang tim nasional Prancis Samir Nasri, yang secara terbuka mengkritik pencabutan gelar juara Piala Afrika 2026 dari Senegal dan diberikan kepada Maroko.
Samir Nasri menilai keputusan tersebut tidak masuk akal, terutama karena diumumkan jauh setelah turnamen selesai. Dalam pernyataan yang dikutip dari CanalplusFoot, eks pemain Arsenal dan Manchester City itu mempertanyakan logika di balik langkah CAF.
”Mencabut gelar dari Senegal dan memberikannya kepada Maroko? Lain kali, apakah mereka akan melakukannya pada 2035?” ujar Nasri dengan nada heran.
Menurut dia, waktu pengumuman menjadi masalah utama. Dia menilai jika keputusan itu diambil segera setelah pertandingan final atau setidaknya sehari setelahnya, publik masih bisa memahami. Namun kenyataannya, keputusan tersebut datang saat situasi sudah jauh berubah.
Timnas Senegal diketahui sudah kembali ke negaranya, membawa trofi, dan merayakan kemenangan bersama para pendukungnya. Momen tersebut bahkan menjadi bagian penting dari kebanggaan nasional. Karena itu, Nasri mempertanyakan bagaimana CAF akan menjelaskan perubahan drastis ini kepada semua pihak.
”Timnas Senegal sudah merayakan, sudah mengangkat trofi. Sekarang kita harus bagaimana? Lanjut Nasri.
Lebih jauh, Nasri juga menyoroti dampak keputusan ini terhadap kredibilitas organisasi sepak bola Afrika. Dia menyebut langkah tersebut berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap CAF.
”Sejujurnya, ini sekali lagi merusak kredibilitas CAF,” tegas Nasri.
Kontroversi ini pun memicu perdebatan luas di kalangan pengamat dan penggemar sepak bola. Banyak yang mempertanyakan transparansi serta konsistensi regulasi yang diterapkan oleh otoritas sepak bola Afrika tersebut.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
