
Penyerang Senagal Sadio Mane. (ig @sadiomaneofficiel)
JawaPos.com–Drama pencabutan gelar AFCON 2025 milik Senegal tidak hanya mengguncang sepak bola Afrika. Pernyataan lama Sadio Mane kembali jadi bahan pembicaraan.
Melansir Give Me Sport, pemain Senegal itu sebelumnya menjadi sosok kunci di tengah kekacauan final. Ketika sebagian besar rekan setimnya memilih meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan penalti kontroversial, Sadio Mane justru tetap bertahan dan berusaha menenangkan situasi.
Sadio mane bahkan menjadi orang yang mendorong timnya untuk kembali bermain, dengan alasan yang sangat kuat soal nilai sepak bola itu sendiri.
”Sepak bola adalah sesuatu yang istimewa, dunia sedang menonton, dunia mencintai sepak bola dan saya pikir sepak bola adalah sebuah kesenangan, jadi kita harus memberikan citra yang baik untuk sepak bola,” ucap Sadio Mane.
Namun, di balik sikap tersebut, Mane juga tidak menutupi kekecewaan terhadap situasi yang terjadi. Dia menilai aksi meninggalkan lapangan justru memberikan citra buruk bagi sepak bola Afrika. Dia sempat melontarkan pernyataan yang kini terasa seperti ramalan pahit.
”Menurut saya, akan gila jika pertandingan ini tidak dimainkan karena, apa? Wasit memberikan penalti dan kita tersingkir dari pertandingan? Saya rasa itu akan menjadi hal terburuk, terutama di sepak bola Afrika. Saya lebih memilih kalah daripada hal seperti ini terjadi pada sepak bola kita,” tutur Sadio Mane.
”Saya rasa ini sangat buruk. Sepak bola seharusnya tidak berhenti bahkan selama sepuluh menit pun, tetapi apa yang bisa kita lakukan? Kita harus menerima apa yang telah terjadi, tetapi hal baiknya adalah kita kembali dan memainkan pertandingan, dan apa yang terjadi telah terjadi,” lanjut dia.
Kalimat lebih memilih kalah kini terasa ironis, mengingat Senegal benar-benar dinyatakan kalah secara resmi oleh CAF. Senegal kehilangan gelar juara yang sebelumnya mereka rayakan.
Setelah pertandingan final itu sendiri, Mane sempat merasa bahwa keputusan untuk melanjutkan laga adalah hal yang tepat. Dia bahkan menyebut timnya diberi hadiah karena tetap bermain hingga akhir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022