Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Maret 2026, 22.31 WIB

Italia Disebut Gantikan Iran di Piala Dunia 2026! Asisten Pelatih Irak Buka Skenario Mengejutkan

Asisten pelatih Irak Rene Meulensteen menyinggung kemungkinan Italia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026. (Azzuri) - Image

Asisten pelatih Irak Rene Meulensteen menyinggung kemungkinan Italia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026. (Azzuri)

JawaPos.com–Ketidakpastian muncul setelah Iran dikabarkan mundur dari Piala Dunia 2026. Situasi ini memicu spekulasi soal siapa tim yang paling berhak mengisi slot kosong di turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Di tengah rumor yang berkembang, asisten pelatih timnas Irak Rene Meulensteen ikut angkat suara. Dia menilai peluang Irak terbuka, tetapi bukan berarti timnya otomatis menggantikan Iran di Piala Dunia 2026.

Meulensteen menegaskan ada banyak faktor yang bisa memengaruhi keputusan akhir. Bahkan, keputusan tersebut kemungkinan besar berada sepenuhnya di tangan FIFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola dunia.

Menurut dia, jika melihat posisi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Irak memang berada di posisi paling logis untuk menggantikan Iran. Namun dia memilih tetap realistis dan tidak ingin terlalu cepat merayakan peluang tersebut.

”Berdasar AFC, kami adalah ranking tertinggi. Jadi kami akan mengambil posisi Iran. Dan kemudian UEA mungkin masuk menggantikan kami untuk bertarung melawan pemenang duel Surinamen lawan Bolivia,” ujar Rene Meulensteen.

Pernyataan itu menggambarkan skenario teknis yang mungkin terjadi bila proses penggantian mengikuti struktur kompetisi di Asia. Irak bisa naik menggantikan Iran, sementara slot berikutnya diisi tim lain sesuai urutan.

Namun situasi tidak sesederhana itu karena FIFA memiliki kewenangan penuh menentukan keputusan final. Dalam kondisi tertentu, badan sepak bola dunia tersebut bisa saja mengambil pendekatan berbeda.

Meulensteen bahkan menyebut muncul rumor lain yang jauh lebih mengejutkan. Ada kemungkinan FIFA memilih tim dengan peringkat dunia tertinggi untuk mengisi kekosongan tersebut.

”Namun juga ada rumor bahwa FIFA akan membuat keputusan terakhir, dia mungkin saja mendorong tim dengan peringkat FIFA tertinggi untuk menggantikan Iran, yaitu Italia,” kata Meulensteen pada talksport dikutip dari Give Me Sport.

Pernyataan tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola internasional. Banyak pihak menilai langkah seperti itu akan menjadi keputusan yang sangat kontroversial.

Di satu sisi, Irak secara sportif dianggap lebih layak karena berjuang melalui jalur kualifikasi zona Asia. Namun di sisi lain, Italia merupakan tim besar dengan daya tarik global yang sangat kuat.

Meulensteen juga tidak menutup kemungkinan faktor popularitas dan nilai komersial ikut memengaruhi keputusan. Hal itu membuatnya melontarkan pertanyaan yang cukup tajam tentang realitas sepak bola modern.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore