
Antonin Kinsky. (Istimewa)
JawaPos.com - Antonin Kinsky akhirnya memecah keheningan setelah mengalami malam yang sangat berat dalam debutnya di Liga Champions bersama Tottenham. Kiper muda itu menyampaikan reaksinya melalui unggahan media sosial yang cukup singkat, tetapi sarat makna.
Penjaga gawang berusia 22 tahun tersebut menjalani debut yang jauh dari kata ideal saat Tottenham menghadapi Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions. Dalam pertandingan itu, Kinsky melakukan dua kesalahan fatal yang berujung gol bagi tim tuan rumah.
Situasi menjadi semakin sulit ketika ia ditarik keluar hanya 17 menit setelah pertandingan dimulai. Saat itu Tottenham sudah tertinggal 0-3 dari Atletico Madrid di Wanda Metropolitano.
Keputusan pelatih interim Igor Tudor untuk mengganti Kinsky juga sempat menuai kontroversi. Beberapa pihak menilai cara Tudor menangani situasi tersebut kurang tepat, terlebih karena sang pelatih bahkan tidak menyapanya ketika kiper muda itu meninggalkan lapangan.
Setelah pertandingan, Kinsky memilih untuk tidak memberikan komentar kepada media. Namun beberapa waktu kemudian, ia akhirnya menyampaikan perasaannya melalui Instagram.
Melansir Daily Mail, dalam unggahan Instagram Story-nya, Kinsky memperlihatkan dirinya sedang menonton ulang pertandingan tersebut di televisi. Ia juga menuliskan pesan singkat yang menggambarkan perasaannya setelah malam yang sulit itu.
"Terima kasih atas pesan-pesannya. Dari mimpi ke mimpi buruk lalu kembali bermimpi," tulisnya.
Malam yang berat itu memang tidak hanya dialami oleh Kinsky. Beberapa pemain Tottenham lainnya juga kesulitan beradaptasi dengan kondisi pertandingan. Beberapa pemain bahkan terlihat terpeleset di lapangan, termasuk Micky van de Ven yang melakukan kesalahan yang berujung pada gol kedua bagi Atletico.
Secara keseluruhan, Tottenham harus menerima kekalahan telak 5-2 di pertandingan tersebut.
Dua kesalahan Kinsky sendiri terjadi dalam situasi yang berbeda. Gol pertama berawal dari umpan buruk yang membuat bola jatuh ke kaki pemain Atletico. Sementara kesalahan lainnya terjadi ketika ia mencoba menyapu bola dengan kakinya, namun justru gagal mengontrol situasi dan kembali memberikan peluang bagi lawan.
Menariknya, dalam salah satu momen krusial itu Kinsky tetap mencoba memainkan bola meski berada di bawah tekanan. Beberapa pengamat menilai keputusan tersebut justru menunjukkan kepercayaan dirinya sebagai penjaga gawang yang berani memainkan bola dari belakang.
Selain itu, cara Igor Tudor menangani pergantian pemain tersebut juga membuat banyak pihak memberikan simpati kepada Kinsky.
Meskipun debutnya berubah menjadi mimpi buruk, dukungan dari rekan pemain, penggemar, dan sejumlah figur sepak bola setidaknya memberikan sedikit penghiburan bagi kiper muda Tottenham itu. Kini tantangannya adalah bagaimana ia bangkit dan membuktikan bahwa malam buruk tersebut hanyalah satu bab kecil dalam perjalanan kariernya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
