
Kiper Manchester United Senne Lammens. (Dok. Senne Lammens)
JawaPos.com - Senne Lammens mengakui bahwa Manchester United bermain buruk saat kalah dari Newcastle United di Liga Inggris pekan ke-29. Laga yang berakhir dengan skor 1-2 tersebut dimainkan di St James Park, Kamis (5/3).
Kiper 23 tahun itu menilai Manchester United tidak memberikan perlawanan yang maksimal. Padahal, Newcastle United sudah bermain dengan 10 orang karena kartu merah Jacob Ramsey di menit ke-45+1.
"Secara fisik, dari segi usaha: Rasanya kami tidak memberikan cukup, tidak sama seperti mereka, dan itu selalu menjadi pertandingan yang sulit, terutama dengan dukungan para penggemar mereka. Tentu saja Anda bisa mengalami hari yang buruk, tetapi itu adalah hari buruk kolektif dan itu sebenarnya tidak mungkin terjadi di liga ini, tidak melawan tim-tim ini," ucap Senne Lammens setelah pertandingan yang dikutip laman resmi Manchester United, Kamis (5/3).
Di babak pertama, Senne Lammens mengatakan bahwa Manchester United tidak bermain cukup baik dan harus kebobolan lewat gol Anthony Gordon. Namun, gol Casemiro di menit ke-45+9 sempat menumbuhkan harapan para pemain Setan Merah untuk memenangkan laga.
Di ruang ganti, Michael Carrick menginginkan agar pemainnya bermain menyerang dengan lebih cepat dan memanfaatkan peluang mencetak gol. Namun, hal tersebut tidak berjalan dengan baik yang membuat mereka kalah pada gol menit ke-90 dari William Osula.
"Namun dia memperingatkan kami bahwa ini tidak akan mudah, kami harus menyerang mereka dan mencoba untuk menembus pertahanan mereka dengan cepat, atau semakin lama kami menunggu, dan semakin lama skor tetap 1-1, satu kesempatan saja bisa mengubah keadaan. Hari ini, itulah yang terjadi dan itu jauh dari cukup baik, dalam segala aspek. Kita harus belajar dari itu," tambah Lammens.
Setelah mengalami kekalahan, para pemain akan mulai berkumpul kembali dan berlatih. Mereka memikirkan cara untuk menghadapi laga selanjutnya melawan Aston Villa pada 15 Maret.
"Hari ini, akan terasa sangat mengecewakan, tetapi, seperti yang Anda katakan, kita punya beberapa hari dan saya pikir beberapa minggu, di mana kita perlu berkumpul dan memikirkan bagaimana harus bereaksi. Mulai besok, akan seperti ini: berlatih, menjaga intensitas tetap tinggi, sehingga kita bisa tampil maksimal di pertandingan dan bereaksi di pertandingan berikutnya," beber Lammens.
Meski kalah, Manchester United masih menempati peringkat tiga di klasemen Liga Inggris. Sementara Aston Villa yang kalah dari Chelsea juga masih bertahan di posisi keempat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022