Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Maret 2026 | 17.25 WIB

Keamanan Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan, Kartel Meksiko Dikabarkan Siap Redam Konflik

Krisis dana keamanan, piala dunia di Amerika Serikat berpotensi kacau. (@FIFAWorldCup/X)

JawaPos.com - Isu keamanan kembali membayangi persiapan 2026 FIFA World Cup di Meksiko. Beberapa bulan jelang turnamen bergulir, muncul wacana mengenai kemungkinan gencatan senjata sementara dari kelompok kartel demi menjaga situasi tetap kondusif selama ajang sepak bola terbesar di dunia itu berlangsung.

Situasi ini tak lepas dari tewasnya pimpinan Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG), El Mencho, dalam operasi militer pada 22 Februari lalu. Pasca-operasi tersebut, sejumlah wilayah dilaporkan mengalami gangguan keamanan.

Pembakaran kendaraan, blokade jalan, hingga bentrokan dengan aparat terjadi di beberapa titik dan memicu kekhawatiran publik.

Di tengah kondisi tersebut, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menegaskan pemerintah siap menjamin keamanan selama Piala Dunia 2026. Ia menyebut seluruh kota tuan rumah, termasuk Guadalajara, Monterrey, dan Mexico City, telah menyiapkan langkah pengamanan maksimal untuk menyambut tim serta suporter dari berbagai negara.

Pernyataan serupa juga datang dari FIFA yang memastikan agenda pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal. Otoritas sepak bola dunia itu terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat guna memastikan kesiapan infrastruktur dan keamanan.

Meski begitu, sejumlah analis keamanan menilai situasi di lapangan masih dinamis. Struktur kepemimpinan CJNG disebut belum sepenuhnya stabil setelah kematian El Mencho.

Putranya, Rubén “El Menchito” Oseguera González, saat ini masih menjalani hukuman di Amerika Serikat, sehingga belum ada figur tunggal yang diyakini memegang kendali penuh.

Sebagian pengamat menilai, jika memang terjadi, gencatan senjata sementara bisa menjadi langkah pragmatis.

Dengan sorotan dunia tertuju pada Meksiko selama Piala Dunia 2026, eskalasi kekerasan justru berpotensi memicu tekanan lebih besar dari pemerintah dan komunitas internasional.

Dalam sejarahnya, pendekatan serupa pernah terjadi di beberapa negara Amerika Latin, ketika kelompok kriminal memilih meredam konflik demi kepentingan tertentu. Namun efektivitasnya sering kali hanya bersifat sementara.

Kini, fokus utama tetap pada persiapan turnamen. Pemerintah Meksiko dan FIFA berulang kali menegaskan bahwa keamanan menjadi prioritas utama.

Publik internasional pun menanti, apakah pesta sepak bola empat tahunan itu benar-benar bisa berlangsung tanpa gangguan berarti di luar stadion.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore