Pelatih Benfica Jose Mourinho ketika mendampingi latihan timnya (Getty Images/Oscar Del Pozo)
JawaPos.com – Pelatih Benfica Jose Mourinho membuat semua orang tercengang. Ia menonton timnya saat melawan Real Madrid di tempat misterius pada Rabu (25/2).
Dikutip dari situs berita Daily Mail, pelatih berusia 63 tahun itu tidak bisa mendampingi timnya. Ia absen pada pertandingan leg kedua melawan Real Madrid di Liga Champions Eropa 2025/26.
Pertandingan leg kedua babak play-off Liga Champions di Stadion Santiago Bernabéu dimenangkan tuan rumah 2-1. Keunggulan agregat menjadi 3-1 untuk tuan rumah.
Mantan pelatih Real Madrid itu dituduh melakukan gaslighting dan mengajukan protes. Ia menilai Vinicius Junior layak mendapat kartu kuning di laga leg pertama.
Ia menghubungkan protes Vinicius Jr kepada wasit soal rasisme Prestianni di leg pertama. Eusebio, legenda pemain berkulit hitam, jadi contoh pada Benfica.
“Dan kemudian, ketika ia (Vinicius Jr) berdebat tentang rasisme, saya mengatakan kepadanya bahwa orang terbesar dalam sejarah klub ini adalah orang kulit hitam,” tambah Mourinho.
“Klub ini, hal terakhir yang ada di dalamnya adalah rasis, jadi jika dalam pikirannya itu ada hubungannya dengan itu, ini Benfica,” tegas Mourinho. Ia menanggapi protes Vinicius Jr.
Ia menerima kartu merah dari wasit François Letexier di akhir pertandingan leg pertama. Kartu merah tersebut karena protes Vinicius Jr seharusnya mendapat kartu kuning kedua.
Mourinho tak bisa mendampingi ketika kembali ke Real Madrid di leg kedua setelah 4.652 hari. Ia melakukan tindakan protes yang sangat khas.
Ia tidak muncul di kursi Stadion Santiago Bernabéu yang sudah disiapkan. Mourinho memilih menonton dari lokasi misterius dan jauh dari jurnalis.
Media Spanyol Marca melaporkan Mourinho menonton dari bus tim. Semua orang termasuk 30 jurnalis yang menantinya pun tercengang atas tindakannya.
UEFA melarang siapa pun merekam Mourinho saat itu. Namun pelatih Benfica itu tidak keluar dari tempat persembunyiannya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
