Kiper FC Nantes Anthony Lopes bantu teman setimnya berbuka puasa saat laga Ligue 1. (@ayman999/X).
JawaPos.com - Pertandingan Ligue 1 antara FC Nantes dan Le Havre AC di Stade de la Beaujoire, Nantes, pada Minggu (22/2), menghadirkan momen tidak biasa yang melibatkan penjaga gawang FC Nantes Anthony Lopes. Kiper asal Portugal itu tiba-tiba terjatuh di dalam area penalti sambil memegang bagian belakang paha kirinya.
Tim medis segera memasuki lapangan untuk memberikan perawatan. Meskipun tampak mengkhawatirkan, ada alasan tersendiri di balik penghentian permainan itu yang berkaitan dengan sejumlah pemain yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Saat pertandingan dihentikan, matahari baru saja terbenam yang menandai waktu berbuka puasa. Para pemain Muslim dari kedua tim memanfaatkan jeda itu untuk mengakhiri puasa mereka dengan minum air dan mengonsumsi kurma. Setelah lebih dari 12 jam tanpa makan dan minum, momen singkat itu menjadi sangat berharga untuk memulihkan energi mereka sebelum pertandingan dilanjutkan.
Setelah beberapa menit, Lopes kembali berdiri tanpa menunjukkan tanda-tanda cedera serius dan melanjutkan pertandingan seperti biasa. Seusai laga, Lopes memastikan kondisinya baik-baik saja. Ekspresi santainya bahkan memperlihatkan bahwa insiden tersebut tidak berdampak buruk pada kebugarannya.
Pelatih Nantes Ahmed Kantari juga mengonfirmasi bahwa kondisi sang penjaga gawang tidak mengkhawatirkan. Kantari menambahkan bahwa beberapa pemain dalam timnya sedang berpuasa, termasuk penyerang veteran Youssef El Arabi yang tetap mampu tampil penuh energi sepanjang pertandingan. Kantari memuji profesionalisme para pemainnya yang mampu mempertahankan intensitas permainan meski sedang menjalankan ibadah puasa.
“Kalau dia tersenyum, itu berarti kondisinya baik-baik saja. Ada pemain lain yang juga berpuasa. Youssef El Arabi bahkan berlari tanpa henti selama 95 menit,” ujar Kantari.
Sebelumnya, dalam regulasi resmi badan pengatur sepak bola profesional Prancis atau Ligue de Football Professionnel (LFP), tidak ada aturan khusus yang mengizinkan penghentian pertandingan karena alasan keagamaan. Oleh karena itu, para pemain yang berpuasa harus menyesuaikan diri dengan situasi pertandingan.
Sementara itu, aksi Anthony Lopes yang berpura-pura cedera diduga bertujuan memberi kesempatan bagi rekan-rekannya yang berpuasa untuk berbuka.
Peristiwa itu pun menjadi viral di X (dulu Twitter) karena menunjukkan rasa solidaritas Lopes terhadap rekan setimnya dalam sepak bola profesional. Di tengah ketatnya persaingan dan aturan kompetisi, momen itu membuktikan para tim dan pemain di Ligue 1 menemukan cara sendiri untuk saling mendukung tanpa melanggar regulasi yang berlaku.
FC Nantes sendiri akhirnya memastikan kemenangan penting setelah unggul 2-0 atas Le Havre AC. Keunggulan tuan rumah sudah terbuka sejak menit ke-3 melalui gol bunuh diri bek Le Havre Yanis Zouaoui yang membuat Nantes memimpin lebih awal. Keunggulan itu kemudian digandakan pada menit ke-34 lewat eksekusi penalti Ignatius Ganago yang dengan tenang melepaskan tembakan kaki kanan ke tengah gawang.
Hasil itu menjadi kemenangan penting bagi Nantes yang untuk sementara masih berada di zona degradasi di posisi ke-17 klasemen. Tambahan tiga poin mengakhiri tren negatif setelah lima kekalahan beruntun yang dimulai dari kekalahan melawan Paris FC dan berlanjut hingga menghadapi Monaco.
Di sisi lain, Le Havre harus puas tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi 26 poin, gagal menjauh dari persaingan papan tengah.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
