Penampilan Luke Shaw saat Manchester United menang dramatis atas Fulham menuai sorotan. Minim kontribusi dan kalah duel, posisinya sebagai starter mulai dipertanyakan. (Instagram/lukeshaw23)
JawaPos.com - Manchester United kembali meraih kemenangan dramatis di Premier League. Benjamin Sesko menjadi pahlawan setelah masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir dan mengamankan kemenangan ketiga beruntun bagi Michael Carrick yang kini menjabat sebagai pelatih sementara.
Saat Setan Merah unggul dua gol lewat penyelesaian apik Matheus Cunha, laga tampak akan berakhir nyaman bagi Carrick. Namun, kenyataannya jauh dari kata mudah.
Fulham asuhan Marco Silva bangkit dan membuat pertandingan berubah menjadi duel menegangkan hingga detik akhir. Beruntung, Sesko mampu melepaskan tembakan keras yang tak terbendung Bernd Leno untuk memastikan skor akhir 3-2.
Kemenangan ini disebut sebagai euforia, menggambarkan mental pantang menyerah Man United yang kembali terlihat.
Sesko memang mencuri sorotan, tetapi Cunha juga layak mendapat pujian berkat kontribusi dua gol dan satu assist dalam tiga laga di bawah arahan Carrick.
Casemiro turut tampil solid, tidak hanya lewat kontribusi gol, tetapi juga peran pentingnya dalam mengatur tempo.
Bruno Fernandes memanjakan penonton dengan dua assist, sementara Amad Diallo tampil eksplosif di sisi kanan dengan sejumlah dribel sukses dan duel yang dimenangkan.
Kobbie Mainoo pun kembali menunjukkan kematangan sebagai jangkar lini tengah, tampil tenang dan efektif. Namun, di tengah banyaknya performa positif, ada satu nama yang justru menuai kritik.
Pertahanan Man United memang terlihat rapuh di beberapa momen, termasuk saat penalti Raul Jimenez membuka jalan bagi kebangkitan Fulham. Setelah itu, kelengahan di lini belakang membuat skor sempat berubah menjadi 2-2.
Melansir Football Fancast, dalam situasi tersebut, Luke Shaw dinilai gagal memberikan dampak positif. Bek kiri berpengalaman itu tampil kurang meyakinkan sepanjang pertandingan dan terlihat kesulitan menjaga konsistensi permainannya.
Performa Luke Shaw dalam angka:
Menit bermain: 90
Gol: 0
Assist: 0
Sentuhan: 39
Umpan akurat: 27/29 (93%)
Peluang kunci: 0
Tembakan: 0
Umpan silang akurat: 0/1
Dribel sukses: 0
Tekel dimenangkan: 0
Duel dimenangkan: 1/6
Statistik tersebut memperkuat kesan bahwa Shaw minim kontribusi, baik secara defensif maupun ofensif.
Ia hanya memenangkan satu duel sepanjang pertandingan dan gagal mencatatkan satu pun tekel atau dribel sukses. Dari sisi serangan, kontribusinya nyaris tak terasa.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
