
Real Madrid kalah 4-2 dari Benfica di Liga Champions. (ig @realmadrid)
JawaPos.com-Kekalahan telak 4-2 dari Benfica menjadi pukulan serius bagi Real Madrid. Hasil ini membuat Los Blancos harus rela turun ke peringkat kesembilan klasemen fase liga Liga Champions 2025/26.
Real Madrid harus melewati babak play off fase gugur. Skenario ini jelas tidak ada dalam rencana awal musim liga champions.
Sejak peluit awal dibunyikan, Real Madrid sudah terlihat kesulitan menghadapi Benfica. Permainan mereka tampak kacau, tidak rapi, dan jauh dari kata terorganisir dan fase transisi yang belum matang.
Di tengah performa tim yang goyah, Kylian Mbappe kembali jadi pengecualian. Dua golnya menjaga harapan tetap hidup, meski pada akhirnya tak cukup untuk menghindarkan Madrid dari kekalahan.
Di sisi lain, Benfica tampil jauh lebih solid dan percaya diri. Mereka mampu memanfaatkan celah di lini belakang Madrid, mencetak tiga gol sebelum laga berakhir dramatis.
Real Madrid sendiri menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain, sebuah gambaran betapa malam itu benar-benar tidak berpihak pada raksasa Spanyol tersebut.
Kekalahan ini terasa semakin pahit karena datang di laga yang sejatinya krusial. Kini, sang juara Eropa 15 kali harus bersiap menghadapi dua pertandingan tambahan di Februari sebuah konsekuensi dari performa yang, lagi-lagi, berada di bawah standar dalam laga wajib menang.
Sulit menunjuk sosok pahlawan setelah kekalahan seperti ini, namun Kylian Mbappe tetap layak mendapat sorotan positif. Penyerang asal Prancis tersebut mencetak dua gol dan melanjutkan performa impresifnya sepanjang musim. Total, ia sudah mengoleksi 36 gol di semua kompetisi, dengan 13 di antaranya datang dari Liga Champions.
Masalahnya, Mbappe seperti berjuang sendirian. Minimnya dukungan dari rekan setim di lini depan membuat Madrid terlalu bergantung padanya. Di menit-menit akhir laga, jelas terlihat bahwa satu-satunya jalan menyelamatkan hasil hanyalah jika Mbappe mencetak hattrick sebuah situasi yang tentu tidak ideal untuk tim sebesar Real Madrid.
Aurelien Tchouameni kembali ke starting XI setelah absen karena skorsing, namun kontribusinya justru berujung petaka. Baru tiga menit laga berjalan, dia sudah mengantongi kartu kuning sebuah pertanda buruk. Sepanjang babak pertama, penampilannya tidak disiplin dan penuh risiko.
Puncaknya terjadi saat dia melakukan pelanggaran di kotak penalti, yang berbuah penalti bagi Benfica. Tak lama setelah babak kedua dimulai, Tchouameni akhirnya ditarik keluar, menutup malam yang jelas ingin segera dia lupakan.
Melansir Sports Illustrated, berikut ini rating pemain Real Madrid dalam laga ini:
GK: Thibaut Courtois — 5,4
Tanpa aksinya, skor bisa jauh lebih buruk. Beberapa penyelamatan krusial ia lakukan, meski tetap kebobolan di momen-momen penting.
RB: Federico Valverde — 7,1
Sekali lagi menunjukkan fleksibilitasnya. Bahkan sempat melakukan penyelamatan gemilang di depan gawang sendiri.
CB: Raul Asencio — 6,1
Kontras. Assist cantik untuk Mbappe, namun juga kesalahan fatal yang berujung kartu merah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
