
Sergio Ramos dikabarkan hampir terjun ke dunia tinju profesional dan disebut siap menghadapi Andrew Tate dalam duel enam ronde di Qatar. (Istimewa)
JawaPos.com - Sergio Ramos tampaknya belum kehabisan adrenalin setelah puluhan tahun berkarier di level tertinggi sepak bola.
Mantan kapten Real Madrid itu dilaporkan semakin serius menekuni dunia tinju, olahraga yang belakangan ini sangat menarik perhatiannya.
Ramos diketahui kerap menghadiri berbagai acara tinju dan UFC, termasuk memberikan dukungan langsung kepada sahabat dekatnya, Ilia Topuria.
Tak hanya sekadar menonton, Ramos juga disebut aktif berlatih. Ia sempat menjalani sesi latihan bersama Topuria dan Pablo Motos, mempelajari sejumlah teknik dasar bertarung. Dari situ, muncul rumor yang membuat publik olahraga terkejut.
Melansir akun X Moslee, sebuah akun yang dikenal sering membagikan konten seputar tinju dan UFC, kabar soal pertandingan tersebut diumumkan.
“BERITA TERBARU: Andrew Tate vs Sergio Ramos TELAH DITENTUKAN. Mereka akan berhadapan dalam pertarungan profesional 6 ronde di Qatar. Misfits Boxing akan menyelenggarakan acara tersebut pada 22 Agustus. PENGUMUMAN minggu ini.”
Potensi Peristiwa Bersejarah
Jika kabar ini benar-benar terkonfirmasi, duel tersebut akan menjadi salah satu peristiwa paling unik di dunia olahraga.
Sergio Ramos bukan sekadar mantan pesepak bola, melainkan legenda yang identik dengan trofi, final besar, dan momen ikonik. Menyaksikan namanya tertera di kartu pertandingan tinju profesional tentu akan langsung menarik perhatian global.
Di luar itu, Ramos juga tengah dilaporkan terlibat dalam pembicaraan untuk membeli Sevilla bersama sebuah dana investasi asal Amerika.
Ini menunjukkan bahwa pemain asal Camas tersebut mulai menyiapkan berbagai proyek baru di luar lapangan hijau, meski secara teknis ia belum menyatakan pensiun dari sepak bola.
Kondisi Fisik Masih Prima
Menjelang usia 40 tahun pada bulan Maret, Sergio Ramos dikabarkan berada dalam kondisi fisik yang sangat baik.
Ia dikenal disiplin menjaga kebugaran sepanjang kariernya dan memiliki genetik yang mendukung performa jangka panjang. Faktor ini membuat kemungkinan tampil di ring tinju tidak terdengar mustahil.
