Kemenangan perdana Real Madrid di era Alvaro Arbeloa diwarnai perubahan intensitas dan agresivitas permainan. Dani Ceballos ungkap pendekatan taktik usai menundukkan Levante. Instagram/@danifuli_10
JawaPos.com - Real Madrid akhirnya meraih kemenangan pertama mereka di bawah arahan pelatih baru, Alvaro Arbeloa.
Bermain di Santiago Bernabeu, Los Blancos sukses menundukkan Levante dengan skor 2-0, hasil yang langsung memberi angin segar bagi era baru di ruang ganti Madrid.
Dua gol di babak kedua menjadi penentu. Kylian Mbappe membuka keunggulan lewat titik putih, sebelum Raul Asencio memastikan kemenangan melalui situasi bola mati.
Tambahan tiga poin ini membuat Real Madrid kini hanya berjarak satu poin dari puncak klasemen, menjaga tekanan tetap ketat dalam persaingan gelar.
Melansir situs resmi Real Madrid, usai laga, Dani Ceballos yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua menjelaskan bahwa pertandingan berjalan jauh dari kata mudah.
Menurutnya, Levante tampil disiplin dengan pertahanan blok rendah yang menyulitkan Madrid di awal laga.
“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit melawan lawan yang bertahan dengan sangat baik dalam formasi blok rendah. Tim bekerja keras menguasai permainan sedikit demi sedikit,” ujar Ceballos.
“Kami memulai dengan lambat tetapi membaik seiring berjalannya waktu, dan kami mengakhiri pertandingan dengan perasaan yang baik dan dengan tiga poin penting bagi kami.”
Perubahan nyata baru terlihat setelah turun minum. Ceballos menyoroti peningkatan intensitas sebagai faktor krusial yang akhirnya membuka jalan menuju kemenangan.
“Kami memperbaiki kesalahan dari babak pertama, terutama intensitas saat memenangkan duel dan bermain menyerang, yang merupakan kunci untuk mencetak gol. Gol pertama berasal dari penalti karena kami bermain menyerang, sedangkan gol kedua berasal dari bola mati.”
“Tim ini pantas mendapatkan hasil yang lebih besar, tetapi meraih tiga poin adalah hal terpenting hari ini.”
Lebih lanjut, Ceballos juga membeberkan gambaran awal filosofi permainan yang diinginkan Arbeloa. Fokusnya jelas: agresif tanpa bola dan cepat bereaksi saat kehilangan penguasaan.
“Dia meminta kami untuk menekan setelah kehilangan penguasaan bola, yang merupakan hal yang kurang kami lakukan dalam pertandingan-pertandingan terakhir, untuk bersikap agresif, maju ke depan untuk merebut bola kembali, bermain ke depan, dan menjadi dinamis.”
“Kami belum lama berlatih bersamanya, tetapi kami akan memahami konsep-konsep yang diinginkan pelatih dan terus berjuang untuk mencapai lebih banyak lagi.”

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
