
Pelatih Real Madrid Xabi Alonso resmi dipecat Real Madrid menyusul kekalahan di final Piala Super Spanyol atas Barcelona. (ig @realmadridcommittee)
JawaPos.com-Kepergian Xabi Alonso dari kursi pelatih Real Madrid benar-benar meninggalkan jejak emosional di ruang ganti. Los Blancos resmi mengumumkan pemecatan Xabi Alonso dan langsung menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pengganti.
Melansir Defensa Central, salah satu yang paling cepat bereaksi adalah Kylian Mbappe. Penyerang Real Madrid asal Prancis itu tak ragu mengirim pesan perpisahan penuh apresiasi kepada Xabi Alonso melalui Instagram Story. Hubungan keduanya memang dikenal cukup dekat sejak Mbappé tiba di Madrid.
“Singkat memang, tapi sungguh menyenangkan bermain untuk Anda dan belajar dari Anda. Terima kasih telah memberi saya kepercayaan diri sejak hari pertama,” tutur Kylian Mbappe.
"Saya akan mengingat Anda sebagai pelatih yang memiliki ide-ide yang visioner dan sangat memahami sepak bola. Semoga sukses untuk babak selanjutnya,” tulis Mbappe, disertai foto dirinya bersama Xabi Alonso.
Mbappe menjadi salah satu pemain pertama yang menyampaikan salam perpisahan kepada pelatih asal Tolosa tersebut, yang baru dikontrak Real Madrid hingga 2028 pada musim semi lalu. Unggahan itu sekaligus menegaskan bahwa keputusan klub ini tak sepenuhnya datang dari keinginan ruang ganti.
Kepergian Alonso terjadi kurang dari 24 jam setelah kekalahan dramatis 3-2 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Dalam laga tersebut, Madrid harus mengakui keunggulan rival abadinya lewat gol Raphinha yang berbau keberuntungan, setelah bola tembakannya membentur Raúl Asensio sebelum mengecoh Thibaut Courtois.
Mbappe sendiri tampil dalam kondisi belum sepenuhnya fit. Dia baru pulih dari cedera lutut kiri dan hanya bermain di menit-menit akhir final. Bahkan, pemain bernomor punggung 10 itu sempat absen di semifinal melawan Atletico Madrid dan awalnya tidak masuk skuad untuk turnamen tersebut.
Bukan hanya Mbappe yang memberikan penghormatan terakhir untuk Alonso. Sejumlah pemain lain juga menyampaikan pesan serupa, menegaskan bahwa sang pelatih sejatinya mendapat dukungan kuat dari ruang ganti, terlepas dari hasil buruk yang akhirnya berujung pemecatan.
Arda Guler, yang musim ini mulai mendapatkan menit bermain reguler, menulis pesan panjang penuh rasa terima kasih.
“Xabi, terima kasih karena telah percaya dan mempercayai saya sejak hari pertama. Setiap percakapan, setiap detail, setiap permintaan membantu saya membentuk permainan saya dan mencapai level yang lebih tinggi,” ujar Arda Guler.
“Saya sangat berterima kasih atas semua yang telah Anda berikan kepada saya. Kepercayaan Anda kepada saya membuat saya menjadi pemain yang lebih baik. Saya berharap Anda dan tim Anda sukses besar di masa depan. Pengaruh Anda akan selalu tetap bersama saya,” imbuh dia.
Dean Huijsen juga menyampaikan pesan singkat namun bermakna.
“Terima kasih, Pak, atas semua yang telah kami alami; saya doakan yang terbaik untuk masa depan Anda,” tulis dia di Instagram Story.
Sementara itu, Aurelien Tchouameni turut memberikan penghormatan.
“Terima kasih untuk semuanya! Suatu kehormatan bisa belajar dari salah satu yang terbaik dalam sejarah. Semoga sukses untuk perjalanan Anda,” ungkap Aurelien Tchouameni.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
