Roberto Firmino. (Istimewa)
JawaPos.com - Bursa transfer musim dingin semakin dekat, dan seperti biasa, rumor mulai bertebaran ke segala arah. Real Madrid masih memilih diam, sementara masa depan skuad asuhan Xabi Alonso terus menjadi bahan spekulasi.
Yang jelas, kebutuhan akan tambahan pemain terutama di lini pertahanan cukup mendesak, mengingat badai cedera yang belakangan benar-benar mengganggu keseimbangan tim.
Selain sektor belakang, opsi merekrut gelandang juga masuk dalam pertimbangan. Namun, dalam beberapa jam terakhir, justru ada satu nama lama yang kembali mencuat ke permukaan: Roberto Firmino.
Melansir Defensa Central, penyerang asal Brasil yang kini memperkuat Al-Sadd di Qatar itu membuat pengakuan mengejutkan. Firmino mengungkap bahwa dirinya nyaris bergabung dengan Real Madrid di masa lalu.
“Ada ketertarikan dari Real Madrid, tetapi itu bukan pilihan pertama saya, dan saya harus menunggu hingga menerima tawaran dari Al-Ahly. Saya mempertimbangkan kedua opsi: menunggu atau pergi, dan saya memutuskan untuk bergabung dengan Al-Ahly, dan saya pikir itu adalah keputusan yang tepat,” ungkapnya.
Tak berhenti di situ, Firmino menambahkan bahwa ketertarikan Real Madrid ternyata datang lebih dari sekali.
“Saya menolak Real Madrid dua kali: sekali sebelum menandatangani kontrak dengan Liverpool dan sekali lagi sebelum pergi ke Arab Saudi,” ungkapnya.
Firmino memang punya perjalanan karier yang panjang dan berwarna. Ia menghabiskan delapan musim bersama Liverpool setelah sebelumnya bermain lima tahun di Bundesliga.
Penyerang yang mengawali karier profesionalnya di akademi Figueirense itu meninggalkan Anfield sebagai pemain bebas transfer, meski usianya saat itu baru 34 tahun.
Di level internasional, Firmino juga bukan nama sembarangan. Ia memperkuat Brasil di Piala Dunia 2018 serta Copa América edisi 2015, 2019, dan 2021.
Pada turnamen terakhir, Brasil finis sebagai runner-up, sementara dua tahun sebelumnya mereka menjuarai Copa América dengan kontribusi signifikan dari Firmino—dua gol dan tiga assist.
Firmino juga menjelaskan alasan utama di balik penolakannya terhadap Real Madrid, khususnya saat ia hendak meninggalkan Liverpool.
“Saat itu, mereka menunjukkan minat yang besar. Tetapi faktor besarnya adalah saya bukan pilihan pertama atau kedua mereka, jadi saya harus menunggu cukup lama. Bukannya saya tidak sabar, tetapi saya harus menunggu, Anda tahu?” jelasnya.
Situasi tersebut membuat Firmino merasa berada di posisi tidak ideal. Ia disebut-sebut bisa menjadi Rencana B Carlo Ancelotti kala Real Madrid mencari tambahan kekuatan di lini serang setelah kepergian Karim Benzema ke Arab Saudi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
