
Pelatih Borussia Dortmund Niko Kovac (kanan).(Dok. Borussia Dortmund)
JawaPos.com - Niko Kovac mengharapkan Borussia Dortmund menunjukkan respons yang kuat setelah hasil imbang yang mereka dapatkan dalam pertandingan Liga Champions melawan Freiburg di Bundesliga, yang dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu (14/12) pukul 21.30 WIB.
Tim Black and Yellow dua kali kehilangan keunggulan saat berhadapan dengan Bodo/Glimt di Liga Champions tengah pekan lalu, yang mengakibatkan mereka gagal kembali ke delapan besar klasemen fase liga.
Di bawah arahan Kovac, Dortmund kini berusaha untuk kembali ke jalur kemenangan saat bertanding di kasta tertinggi sepak bola Jerman. Saat ini, mereka menempati posisi ketiga dengan hanya satu kekalahan dari 13 pertandingan yang telah dilalui.
Pelatih Dortmund tersebut menekankan pentingnya standar tinggi yang harus dijunjung oleh para pemainnya. "Kita harus menunjukkan reaksi setelah pertandingan kemarin. Itulah yang saya harapkan dari kita," katanya.
"Ekspektasi terhadap setiap pemain dan tim pelatih sangat tinggi. Itu bisa dimaklumi. Kami berada di BVB, dan kami bertujuan untuk meraih kesuksesan."
Kovac menegaskan bahwa timnya perlu memenangkan pertandingan-pertandingan ketat. "Kita tidak bisa puas hanya kalah satu pertandingan dari 21 pertandingan di Bundesliga. Tujuan kita seharusnya selalu: 'Kita menginginkan lebih'. Kami ingin memenangkan dua pertandingan berikutnya untuk mengakhiri tahun kalender dengan dua kemenangan."
Dortmund akan menghadapi Freiburg yang saat ini berada di peringkat ke-10 klasemen Bundesliga, dengan jarak enam poin dari zona Eropa. Tim asuhan Julian Schuster telah mencetak 10 dari 20 gol liga mereka melalui situasi bola mati musim ini, sehingga Kovac pun harus waspada terhadap ancaman tersebut.
"Kami menantikan tim yang sangat berbahaya dari bola mati. Kita harus sangat berhati-hati," tambahnya.
Dortmund memiliki catatan impresif dengan memenangkan tujuh pertemuan terakhir mereka di Bundesliga melawan Freiburg, dan mencetak setidaknya tiga gol di setiap pertandingan tersebut.
Menariknya, tidak ada tim dalam sejarah Bundesliga yang mencatatkan rentetan kemenangan lebih panjang dengan mencetak tiga gol atau lebih setiap kali melawan satu lawan. Dortmund juga memiliki rekor tujuh pertandingan beruntun melawan Schalke antara tahun 1964 sampai 1967.
Sejak jeda internasional bulan Maret, Dortmund hanya mengalami satu kekalahan dari 21 pertandingan Bundesliga (W15 D5). Di antara lima liga besar Eropa, hanya Bayern Munchen yang memiliki lebih sedikit kekalahan liga dalam periode ini dengan catatan nol.
Black and Yellow juga telah memenangkan tujuh pertandingan Bundesliga terakhir mereka yang dimainkan pada hari Minggu. Ini merupakan rekor kemenangan beruntun terpanjang dari semua tim Bundesliga saat ini, dengan rekor yang lebih panjang hanya terjadi pada musim 2015/2016 dengan delapan kemenangan.
Di sisi lain, Freiburg hanya berhasil memenangkan dua dari 14 pertandingan Bundesliga yang digelar pada hari Minggu terakhir mereka, dengan hasil 8 seri dan 4 kalah. Namun, dua kemenangan tersebut diraih dalam dua pertandingan terakhir yang mereka jalani di laga tersebut.
