Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Februari 2026 | 22.26 WIB

Atalanta Keok 0-2 di Markas Borussia Dortmund, Niko Kovac Apresiasi Kemenangan Playoff Leg Pertama Liga Champions

Borussia Dortmund libas Atalanta 2-0 di leg pertama playoff Liga Champions. (Situs Resmi Atalanta/Pasalic Mario). - Image

Borussia Dortmund libas Atalanta 2-0 di leg pertama playoff Liga Champions. (Situs Resmi Atalanta/Pasalic Mario).

JawaPos.com - Borussia Dortmund mengalahkan Atalanta dengan skor 2-0 dalam laga leg pertama babak playoff Liga Champions yang berlangsung di Signal Iduna Park, Jerman, pada Rabu(18/2). Dortmund langsung tampil agresif sejak awal pertandingan dan berhasil membuka keunggulan cepat pada menit ke-3.

Gol pertama Dortmund dicetak oleh Serhou Guirassy lewat sundulan jarak dekat setelah menerima umpan silang dari Julian Ryerson. Gol itu membuat Dortmund semakin percaya diri mengendalikan tempo permainan melawan Atalanta, tim yang sebelumnya mengalahkan Juventus di perempat final Piala Italia.

Setelah unggul, Dortmund terus memberikan tekanan kepada lini pertahanan Atalanta. Dortmund menciptakan beberapa peluang berbahaya yang direspons Atalanta melalui serangan balik dan permainan sayap. Namun, Atalanta belum mampu menembus pertahanan tuan rumah untuk menyamakan skor.

Keunggulan Dortmund kemudian bertambah pada menit ke-42. Maximilian Beier mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari Guirassy. Beier berhasil menyelesaikan peluang dari jarak dekat untuk membawa Dortmund unggul 2-0 sebelum babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Atalanta berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Mereka melakukan beberapa pergantian pemain untuk menambah daya gedor, termasuk memasukkan Nikola Krstovic dan Kamaldeen Sulemana.

Tim asal Italia itu sempat menciptakan beberapa peluang, termasuk tembakan jarak jauh dan sundulan di dalam kotak penalti. Namun, upaya Atalanta selalu berhasil digagalkan oleh lini pertahanan Dortmund, terutama oleh penampilan gemilang sang kiper Gregor Kobel.

Kobel melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menggagalkan tembakan Lazar Samardzic dan Krstovic yang berpotensi memperkecil ketertinggalan Atalanta.

Selain pertahanan yang solid, Dortmund juga mampu mengelola permainan dengan baik. Dortmund mampu menjaga penguasaan bola, memperlambat tempo saat diperlukan, dan memanfaatkan pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan tim. Strategi itu terbukti efektif dalam meredam momentum Atalanta hingga pertandingan berakhir dengan skor 2-0.

Pelatih Borussia Dortmund Niko Kovac mengapresiasi performa timnya yang dinilai tampil efektif sejak awal hingga akhir pertandingan. Kovac menyebut Dortmund memulai laga dengan sangat baik, mencetak gol cepat, dan pantas unggul dua gol di babak pertama.

“Saya pikir kami memainkan pertandingan yang sangat bagus hari ini melawan tim yang sangat kuat. Kami memulai dengan sangat baik di babak pertama, mencetak gol pertama sangat cepat, dan memiliki banyak momen bagus di babak pertama, sehingga kami pantas unggul 2-0,” kata Kovac.

Menurut Kovac, babak kedua berlangsung lebih berat dan menguras fisik, tetapi timnya menunjukkan disiplin tinggi dalam bertahan dan tidak memberikan peluang berarti kepada lawan sepanjang 90 menit, seperti dilansir dari YouTube Borussia Dortmund.

“Di babak kedua, saya pikir itu menjadi pertandingan yang menguras tenaga. Kami bertahan dengan sangat baik, dan kami tidak memberi mereka peluang apa pun selama 90 menit,” kata Kovac.

Di sisi lain, pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, mengaku timnya berada dalam situasi sulit setelah kebobolan di awal pertandingan. Palladino menilai gol cepat Dortmund membuat Atalanta keluar dari rencana permainan, meskipun timnya sebenarnya sudah mewaspadai pergerakan lawan.

Dilansir dari YouTube Atalanta BC, Palladino juga mengakui bahwa timnya seharusnya bisa mengantisipasi situasi yang terjadi di lapangan dengan lebih baik.

“Kebobolan langsung di awal itu tidak mudah, tidak pernah sederhana, karena kami menempatkan diri kami pada situasi yang tidak kami inginkan sejak sangat awal. Namun, kami sudah mengetahui pergerakan mereka yang menusuk ke belakang lini pertahanan, kami sangat menyadarinya. Jelas, mereka melukai kami melalui sesuatu yang sebenarnya bisa kami tangani dengan lebih baik,” kata Palladino.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore