Niko Kovac saat memberikan arahan kepada anak didiknya saat latihan. (Instagram/@dortmund)
JawaPos.com - Niko Kovac merasa Borussia Dortmund bisa bermain lebih baik lagi meskipun mereka menang 2-0 atas Hoffenheim, dan menyebut penampilan mereka tidak spektakuler.
Dortmund memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di Bundesliga menjadi enam pertandingan berkat gol di kedua babak dari Julian Brandt dan Nico Schlotterbeck di Westfalenstadion.
Setelah tersingkir dari DFB-Pokal lawan Bayer Leverkusen, Dortmund merespons dengan mendekat ke posisi kedua dengan berjarak satu poin dari RB Leipzig di klasemen Bundesliga.
Namun, tim asuhan Kovac harus bekerja keras untuk meraih kemenangan, dengan mencatatkan total gol yang diharapkan (xG) sebesar 1,26 dari delapan tembakan berbanding 1,14 milik Hoffenheim dari 11 percobaannya dalam pertandingan tersebut.
"Kami menjaga clean sheet, menang 2-0, kehilangan dua peluang emas, dan tidak memberi Hoffenheim apa pun. Saya sangat puas," ujar Kovac.
"Kami tidak membiarkan diri kami terjebak dalam serangan balik sebanyak yang mereka duga, seperti yang terjadi di kandang sendiri melawan Leverkusen."
"Tidak ada yang spektakuler, tapi kemenangan yang pantas. Secara fisik, para pemain harus mengerahkan segenap kemampuan mereka hari ini. Skor 1-0 adalah rangkaian serangan yang standar."
"Begitulah cara kami berlatih dalam latihan, ketika berhasil dalam pertandingan, hasilnya luar biasa."
Namun, ada momen spesial dalam pertandingan tersebut bagi Brandt, yang membuka skor pada menit ke-43 setelah ia menyundul umpan silang Yan Couto yang tak mampu dihalau Oliver Baumann.
Dalam penampilannya ke-200 di Bundesliga untuk Dortmund, Brandt mencetak golnya ke-39 untuk klub.
Sejak bergabung dengan klub pada Mei 2019, hanya Erling Haaland (62) dan Marco Reus (40) yang mencetak lebih banyak gol liga utama untuk Dortmund daripada Brandt.
Pemain asal Jerman tersebut juga memuncaki daftar peluang yang diciptakan (340) dalam jangka waktu tersebut, dan meskipun penampilan bersejarahnya untuk Dortmund jauh dari kata bagus, ia gembira dapat membantu timnya kembali ke jalur kemenangan menjelang menghadapi Bodo/Glimt di Liga Champions.
"Pertandingan itu menguras banyak energi. Dan, itu bukan pertandingan yang paling menyenangkan dengan semua aksi saling serang dan bola-bola tinggi," tambah Brandt.
"Itu adalah kemenangan yang sangat penting bagi kami setelah tersingkir dari DFB-Pokal. Pada tahun-tahun sebelumnya, kami mengejar kemenangan sebelum jeda musim dingin."
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
