Presiden FC Barcelona, Joan Laporta (X/@BarcaTimes)
JawaPos.com - Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, melontarkan kritik pedas kepada rival abadi mereka, Real Madrid, dan Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Laporta menuding Los Blancos mengidap "Barcelonitis" karena terus menyinggung Blaugrana dan menyoroti kejanggalan keputusan wasit yang dinilainya menguntungkan Madrid.
Pernyataan tersebut disampaikan Laporta saat menghadiri peluncuran buku Principado azulgrana: un pais con sentimiento cule di Andorra pada Jumat waktu setempat.
Tudingan Wasit dan Kasus Negreira
Laporta secara terbuka menuduh bahwa Real Madrid kerap diuntungkan oleh keputusan wasit dan mencoba memengaruhi perangkat pertandingan.
"Mereka menunjukan 'Barcelonitis' dengan terus membicarakan Barca untuk membenarkan sesuatu. Mereka terus hadir dalam proses hukum 'Kasus Negreira', yang mereka ulur-ulur padahal tahu tidak ada bukti. Ini adalah cara membenarkan hal yang tidak benar. Barca tidak pernah membeli wasit, dan wasit umumnya tidak menguntungkan Barca," tegas Laporta, dikutip melalui laman Marca, Sabtu (29/11).
Sebalinya, Laporta menuding bahwa wasit selama ini justru selalu menguntungkan Madrid. Ia mencontohkan pertandingan terakhir, di mana dua gol Madrid dinilai tidak sah.
"Pekan lalu, mereka mencetak dua gol yang seharusnya tidak disahkan. Saya melihat jelas Bellingham menyentuh bola dengan lengan, dan di gol Vinicius mencederai hidung Inaki. Jika dua gol itu dianulir, Barca saat ini akan memimpin LaLiga," jelasnya.
Kritik Keras ke Real Madrid TV dan Pimpinan Wasit
Tak hanya itu, Laporta juga mengecam siaran Real Madrid TV yang dinilainya berupaya memengaruhi wasit setiap pekannya.
"Televisi Real Madrid berusaha memengaruhi wasit setiap minggu. Ini memalukan. Jangan sinis dengan mengatakan wasit menguntungkan Barca. Kita hanya perlu melihat para presiden Komite Teknis Wasit (CTA) yang ada, di mana mereka adalah anggota, mantan direktur, atau mantan pemain Real Madrid," ungkapnya.
Baca Juga: Nggak Nyangka! Mantan Pembalap F1 Diciduk Polisi, Diduga Terlibat Penipuan Skala Internasional
"Barcelonitis" dan Kebangkitan Barca
Laporta menilai obsesi Madrid terhadap Barcelona didasari rasa ketidaknyamanan atas era keemasan Blaugrana pada 2004 hingga 2015.
"Mereka memiliki obsesi persekusi terhadap era terbaik dalam sejarah Barca. Mereka tidak suka Barca menjadi rujukan dunia saat itu. Barca menang karena meritokrasi, jangan cari-cari alasan buruk," katanya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
