
Raphael Varane. (ig @raphaelvarane)
JawaPos.com - Raphael Varane mungkin telah pensiun dari dunia sepakbola profesional karena masalah kesehatan. Namun, satu hal yang tidak pernah ia lupakan adalah masa-masa ketika masih berseragam Real Madrid.
Ia bergabung dengan Los Blancos saat remaja pada tahun 2011. Sejak saat itu, Varane menjadi bagian penting dari klub ibu kota Spanyol tersebut selama satu dekade dan meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk gelar paling dinanti, yakni La Decima atau trofi Liga Champions ke-10.
Dalam wawancara baru-baru ini, pria berusia 32 tahun itu berterus terang tentang cerita, keputusan, dan sosok-sosok yang membentuk perjalanan kariernya.
Momen Pertama: Telepon dari Zidane
Melansir Madrid Universal, Varane memulai dengan mengenang saat pertama kali mengetahui Real Madrid tertarik merekrutnya. Ia menggambarkan hari yang awalnya tenang sebelum semuanya berubah drastis.
“Saya sedang belajar di rumah ibu saya. Rasanya saat itu Jumat sore. Telepon berdering. Waktu itu telepon memang sering berdering, jadi saya tidak memperhatikan siapa yang bicara. Saya pikir, ‘Orang biasa saja.’ Dan tiba-tiba saya mengenali (suara) Zidane,” ungkap Varane.
Kejutan itu membuatnya gelagapan. Varane mengakui tidak pernah bisa melupakan momen tersebut.
“Sejujurnya, saya takut, dan saya bilang kita bisa bicara lain kali karena saya sangat sibuk (tertawa). Seperti biasa, dia menjawab dengan elegan, ‘Ya, ya, tentu saja,’” tambahnya.
Masih tertegun, Varane segera berlari untuk menceritakan apa yang terjadi kepada keluarganya.
“Saya berlari ke kamar kakak laki-laki saya dan berkata, ‘Kamu tidak akan percaya apa yang terjadi!’,” ungkapnya.
Bertemu Jose Mourinho
Varane juga membahas betapa pentingnya berbicara langsung dengan Jose Mourinho sebelum menandatangani kontrak bersama Real Madrid. Ia ingin memastikan bahwa dirinya akan mendapatkan menit bermain yang dibutuhkannya.
“Tidak lewat telepon. Sebelum menandatangani, saya pergi ke Madrid dan berbicara langsung dengannya. Saya perlu tahu apakah dia benar-benar menginginkanku,” jelas bek yang juga pernah bermain untuk Manchester United.
Percakapan itu meninggalkan kesan mendalam. Menurut Varane, Mourinho adalah sosok dengan wibawa yang luar biasa.
“Mourinho memiliki karisma yang luar biasa. Saya pulang dengan berpikir, ‘Saya akan melakukan apa pun untuknya.’,” ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022