
Pelatih Arsenal Mikel Arteta. (arsenal.com/Antara)
JawaPos.com – Manajer Arsenal Mikel Arteta tunjukkan rasa frustasi usai The Gunners kebobolan untuk pertama kalinya setelah menjaga clean sheet hampir 881 menit dan kemudian di masa injury time harus terpeleset untuk bermain imbang 2-2 di markas Sunderland pada Minggu (9/11).
Gol Brian Brobbey di menit keempat masa tambahan waktu, mengakhiri rentetan kemenangan Arsenal dalam lima pertandingan liga dan 10 di semua kompetisi, yang diperkirakan hasil ini dapat membuka peliang kembali persaingan gelar juara.
Arsenal belum kebobolan gol sejak (28/9), sembilan pertandingan lalu, sebelum mantan pemain akademi Hale End, Dan Ballard, mencetak gol pembuka untuk Sunderland pada menit ke-36 di Stadium of Light.
"Saya merasa sakit perut (ketika Arsenal kebobolan). Saya tidak ingin lagi kebobolan gol apa pun. Itu adalah gol dan menempatkan pertandingan (melawan Sunderland) dalam posisi yang sulit," buka Arteta.
Kembali ke Liga Primer untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, Sunderland memberikan perlawanan paling sengit bagi sang pemuncak klasemen, tetapi gol-gol di babak kedua dari Bukayo Saka dan Leandro Trossard tampak bisa membawa Arsenal meraih kemenangan.
Sayangnya, gol penyeimbang Brobbey di menit-menit akhir, membuat keunggulan Arsenal kini hanya enam poin dari Chelsea yang menduduki posisi kedua terbaru, sementara dua pesaing lainnya, Manchester City dan Liverpool akan saling berhadapan.
"Perasaan kekecewaan dan frustrasi karena kami menginginkan tiga poin. Kami tahu itu, sangat mengganggu. Kami harus menghadapi situasi yang jelas sulit dihadapi. Mereka bermain sangat baik, kami kebobolan gol yang tidak sesuai standar kami,” tambah juru taktik Spanyol ini.
Setelah gol Brobbey, Arsenal hampir mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir, tetapi peluang Riccardo Calafiori dan Mikel Merino digagalkan secara berurutan oleh Robin Roefs dan Ballard, masing-masing, di penghujung laga.
"Di menit-menit terakhir, kami memiliki peluang besar untuk memenangkannya, yang menurut saya pantas kami dapatkan. Itu tidak terjadi, tetapi itu menunjukkan apa yang telah kami lakukan dalam 10 pertandingan terakhir.
Memenangkannya dengan cara yang kami lakukan dengan clean sheet, kehilangan tujuh pemain di lini depan. Itu menunjukkan betapa sulitnya (melanjutkan rekor kemenangan)," pungkas pelatih kepala berusia 43 tahun tersebut.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
