
Erling Haaland meluapkan kekecewaannya setelah Manchester City gagal mempertahankan gelar Liga Inggris dan harus melihat Arsenal menjadi juara. (ig @erling)
JawaPos.com - Erling Haaland tidak menyembunyikan rasa frustrasinya setelah Manchester City gagal mempertahankan gelar Premier League musim ini. Striker asal Norwegia itu memberikan penilaian keras terhadap performa timnya usai hasil imbang melawan Bournemouth memastikan Arsenal keluar sebagai juara Inggris.
Manchester City sebenarnya datang ke Vitality Stadium dengan tekanan besar. Mereka wajib menang untuk menjaga persaingan gelar tetap hidup hingga pekan terakhir musim ini. Namun kenyataannya, City kembali kehilangan poin di momen paling krusial.
Bournemouth tampil berani sepanjang pertandingan dan sukses unggul lebih dulu lewat gol spektakuler Eli Junior Kroupi pada babak pertama. Tim asuhan Andoni Iraola bahkan terlihat lebih segar dan agresif dalam banyak fase pertandingan.
Baca Juga:Pep Guardiola Akan Bertemu Khaldoon Al Mubarak untuk Membahas Masa Depannya di Manchester City
City baru bisa menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu melalui gol Erling Haaland. Namun gol tersebut datang terlalu terlambat untuk mengubah nasib mereka dalam perebutan trofi Liga Premier.
Hasil imbang 1-1 itu otomatis memastikan Arsenal menjadi juara Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam 22 tahun. Sementara Manchester City harus puas mengakhiri musim di posisi kedua.
Melansir City Xtra, usai pertandingan, Haaland berbicara cukup emosional mengenai kegagalan timnya mempertahankan dominasi di Inggris.
”Seluruh klub harus menjadikan ini sebagai motivasi sekarang, kita harus marah, kita harus merasakan semangat membara di dalam diri kita karena ini tidak cukup baik,” kata striker asal Norwegia tersebut.
”Sudah dua tahun berlalu (tanpa memenangkan Liga Primer), rasanya seperti selamanya, dan kami akan melakukan segala yang kami bisa, semua orang yang akan berada di sini musim depan, untuk memenangkan liga,” imbuh dia.
Ucapan tersebut menunjukkan standar tinggi yang dimiliki Manchester City dalam beberapa tahun terakhir. Bagi banyak klub, finis di posisi kedua mungkin masih dianggap sukses. Tapi untuk City, gagal menjadi juara terasa seperti kegagalan besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
