Real Madrid Keluhkan Jadwal Padat La Liga
JawaPos.com - Real Madrid tampaknya mulai gerah dengan jadwal padat yang disusun oleh La Liga.
Klub raksasa Spanyol itu merasa diperlakukan tidak adil karena harus memainkan dua pertandingan penting hanya berselang 70 jam—dua jam lebih pendek dari rekomendasi minimum FIFA untuk masa pemulihan pemain.
Padahal, pedoman 72 jam ini sudah lama menjadi standar emas dalam menjaga kebugaran pemain di kompetisi elite dunia. Tapi kalender padat La Liga musim ini tampaknya memaksa aturan itu dikesampingkan.
Jadwal Super Ketat Setelah El Clásico
Melansir dari Madrid Universal dan laporan Marca, Real Madrid baru saja menikmati kemenangan besar atas Barcelona dalam El Clásico pertama musim 2025/26. Namun euforia kemenangan itu langsung terbentur kenyataan pahit: jadwal padat yang menanti.
Los Blancos dijadwalkan menjamu Girona pada Minggu, 30 November pukul 21.00, lalu hanya tiga hari kemudian, mereka harus melawat ke San Mamés menghadapi Athletic Club Bilbao pada Rabu, 3 Desember pukul 19.00.
Dengan kata lain, hanya ada 70 jam waktu pemulihan di antara kedua laga. Waktu yang dianggap terlalu singkat bagi tim dengan intensitas pertandingan seperti Real Madrid.
Efek Domino dari Piala Super Spanyol
La Liga mengonfirmasi bahwa perubahan jadwal ini disebabkan oleh restrukturisasi Matchday 19, demi menyesuaikan jadwal Piala Super Spanyol yang akan digelar di Arab Saudi.
Turnamen tersebut akan menampilkan empat tim top: Real Madrid, Barcelona, Atlético Madrid, dan Athletic Bilbao.
Agar kompetisi tetap berjalan seimbang, pertandingan keempat tim itu dimajukan ke awal Desember dan dampaknya paling terasa bagi Real Madrid.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
